Masih Ada Kelangkaan, Ini Penjelasan dan Upaya PT Air Batam Hilir Atasi Kekurangan Air
Pihak Kepolisian Dari Polsek Lubuk Baja, Saat Mengawal Pendistribusian Air Bersih ke Warga Lubuk Baja. Foto : Dokumen Polsek Lubuk Baja.
Batam, Batamnews - Sejumlah wilayah di Batam masih menghadapi keterbatasan pelayanan air minum. Kondisi ini mengakibatkan daerah-daerah tersebut masuk dalam kategori stress area atau wilayah fokus utama penanganan.
Menurut Ginda Ginda Alamsyah, Corporate Communications PT Air Batam Hilir, kondisi ini terjadi akibat keterbatasan kapasitas air baku dan infrastruktur distribusi yang belum optimal di beberapa titik.
"Penanganan kami lakukan berdasarkan skala prioritas. Prioritas pertama adalah kebutuhan mendesak yang berdampak langsung ke masyarakat," jelas Ginda, Minggu, 1 Februari 2026 sore.
Baca juga: Aipda Raja Faisal, Polisi Perbatasan di Anambas yang Setia Jadi Sopir Ambulan Jenazah
Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan telah menyiapkan Program Penanggulangan Stress Area. Program ini dirancang secara menyeluruh, dari hulu ke hilir, untuk memperkuat dan menambah kapasitas suplai air minum.
Upaya teknis yang dilakukan antara lain pemasangan pipa baru dan pengoperasian pompa booster. Tujuannya, memastikan ketersediaan air yang cukup dan berkelanjutan.
Di sisi hulu, kapasitas pasokan ditingkatkan dengan membangun dan meningkatkan fasilitas fisik. Salah satunya adalah penambahan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ladi sebesar 50 liter per detik, disertai penguatan pipa di jalur distribusi utama.
Sementara untuk penanganan sementara, sejumlah wilayah ditetapkan sebagai prioritas. Wilayah tersebut meliputi Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Taman Buana Indah, Jodoh Permai, Taman Sari Hijau, Tiban Kampung, Tiban Riau Bertuah 3, Tanjung Uma–Pelantar–Tanjung Teritip, serta Kavling Bukit Layang.
Di kawasan-kawasan itu, bantuan air bersih disalurkan menggunakan mobil tangki. Koordinasi dilakukan bersama perangkat RT dan RW setempat agar distribusi tepat sasaran.
Baca juga: Polsek Lubuk Baja Kawal Distribusi Air Bersih Hingga Tengah Malam di Tanjung Uma
"Kami juga berterima kasih kepada kepolisian yang mengawal pendistribusian air ke masyarakat terdampak," pungkas Ginda.
Solusi jangka menengah dan panjang, kata Baginda, akan diarahkan pada pengadaan dan renovasi infrastruktur agar pelayanan air minum ke depan lebih andal dan stabil.

Komentar Via Facebook :