Batam Berhasil Tekan Laju HIV/AIDS, dari 822 Turun ke 671 Kasus di 2025
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi. (Foto: dok.Batamnews)
Batam, Batamnews – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melaporkan perkembangan terbaru mengenai data kasus HIV/AIDS di wilayahnya. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 671 kasus baru ditemukan. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 822 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan bahwa meski terjadi penurunan secara angka, upaya pencegahan dan penanganan tetap menjadi prioritas utama untuk mencapai target Three Zero (nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol stigma).
Menanggapi data tersebut, Didi Kusmarjadi memaparkan lima langkah konkret yang sedang dan akan terus diperkuat oleh jajarannya:
-
Pendampingan Sosial ODHA: Meningkatkan pengawasan agar pasien menjaga kepatuhan pengobatan dan memastikan kesinambungan layanan kesehatan tanpa terputus.
-
Pengurangan Stigma dan Diskriminasi: Mengedukasi publik agar masyarakat tidak lagi menjauhi ODHA, sehingga mereka yang merasa berisiko berani memeriksakan diri lebih dini.
-
Pemberdayaan Ekonomi: Memberikan dukungan kemandirian bagi kelompok rentan guna menurunkan faktor risiko sosial yang kerap menjadi pemicu penularan.
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun jejaring yang kuat antara Dinkes, LSM, dan komunitas peduli HIV untuk memperluas jangkauan pencegahan.
-
Pendekatan Keluarga: Memperkuat sistem dukungan (support system) langsung dari tingkat keluarga agar ODHA merasa diterima dan termotivasi untuk sehat.
Didi menekankan bahwa penurunan angka kasus ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak dalam melakukan sosialisasi. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar seringkali muncul dari rasa takut masyarakat terhadap stigma sosial.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa HIV bukan lagi vonis mati jika ditangani dengan benar. Dengan menekan stigma, kita membuka pintu bagi mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan sedini mungkin," ujar Didi.
Dinkes Batam mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan mendukung lingkungan yang inklusif bagi para penyintas.

Komentar Via Facebook :