Kapal Tanker Elsa Regent Terbakar di Galangan PT ASL Batam, Tidak Ada Korban Jiwa

Kapal Tanker Elsa Regent Terbakar di Galangan PT ASL Batam, Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran di Galangan Kapal Kapal di PT ASL Kota Batam, asal mengepul Petugas berupaya padamkan api.

Nurjali

Batam, Batamnews - Insiden kebakaran kembali terjadi di sektor galangan kapal Kota Batam. Sebuah kapal tanker pengangkut minyak mentah, Kapal Elsa Regent milik Elnusa Trans Samudra (ETSA), terbakar saat berada di galangan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 25 Januari 2026 siang.

Asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari badan kapal berwarna putih itu sempat mengejutkan warga dan pekerja di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepulauan Riau, Diky Wijaya, mengonfirmasi kejadian tersebut. Api dilaporkan mulai berkobar di area KCP Jetty sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Breaking News: Kapal Terbakar di PT ASL Batam, Asap Hitam Mengepul

"Kami menerima laporan adanya kebakaran di kapal Elsa Regent. Upaya pemadaman segera dilakukan oleh tim di lapangan," ujar Diky.

Diky menegaskan, saat kejadian, kapal dalam kondisi kosong dan tidak ada aktivitas pekerjaan. Hal itu meminimalisir korban jiwa.

"Kapal tersebut sedang kosong, tidak ada aktivitas apapun. Kami pastikan crew Elsa Regent nihil dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini," tegasnya.

Penyebab Masih Diselidiki, Polisi Turun Tangan

Mengingat jenis muatan kapal yang berupa minyak mentah (crude oil), penyebab kebakaran menjadi perhatian serius. Tim pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Disnakertrans Kepri telah turun untuk melakukan identifikasi.

"Penyebab kebakaran masih diidentifikasi. Mengingat ini kapal muatan minyak mentah, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati," jelas Diky.

Sementara itu, kepolisian juga bergerak cepat menanggapi insiden ini. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, mengatakan personelnya telah dikerahkan ke lokasi.

Baca juga: Ombudsman Kritik BP Batam: "Rakyat Butuh Air, Bukan Adu Argumen"

“Anggota sudah meluncur ke TKP. Kami akan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran,” ucap Anggoro.

Hingga saat ini, upaya pendinginan masih dilakukan oleh tim pemadam kebakaran bersama pihak perusahaan. Investigasi teknis baru dapat dimulai setelah api dipastikan benar-benar padam dan kondisi di dek kapal aman untuk dimasuki.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :