Serpihan Pesawat ATR 42-500 IAT Ditemukan di Lereng Maros, Operasi SAR Berlanjut

Serpihan Pesawat ATR 42-500 IAT Ditemukan di Lereng Maros, Operasi SAR Berlanjut

Temuan SAR diduga sejumalh serpihan yang berasal dari Pesawat.

Nurjali

Jakarta, Batamnews – Tim SAR gabungan berhasil menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026 siang di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat dilaporkan hilang kontak saat melintas di daerah Leang-Leang, Kabupaten Maros, sekitar pukul 13.17 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Dalam perkembangan pencarian hari ini, tim di lapangan menemukan sejumlah serpihan penting. Pada pukul 07.46 WITA, bagian window (jendela) pesawat berukuran kecil ditemukan. Tiga menit kemudian, pukul 07.49 WITA, bagian badan pesawat berukuran besar berhasil diidentifikasi.

Baca juga: Pendaki Temukan 6 Serpihan Diduga Bangkai Pesawat ATR di Lereng Bulusaraung, Pangkep

Temuan berlanjut pada pukul 07.52 WITA, dengan laporan bahwa bagian puntak (hidung) pesawat terbuka dan bagian ekor pesawat terlihat di sebelah selatan lereng bawah lokasi kejadian. 

Selang sepuluh menit, pukul 08.02 WITA, serpihan besar kembali terpantau oleh unsur SAR lewat pemantauan udara menggunakan Helikopter Caracal.

Medan lokasi yang terjal membuat tim memerlukan peralatan khusus. Pada pukul 08.11 WITA, tim melaporkan kebutuhan mendesak akan peralatan mountaineering atau climbing untuk menjangkau titik-titik tertentu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menegaskan temuan serpihan ini merupakan petunjuk krusial.

“Penemuan serpihan pesawat ini menjadi *clue* penting dalam mempersempit area pencarian. Tim SAR gabungan saat ini fokus pada pengamanan lokasi, pendataan temuan, serta penyesuaian taktik operasi sesuai dengan kondisi medan di lapangan,” jelas Arif.

Ia menambahkan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam operasi di medan yang menantang ini. 

Baca juga: Pesawat IAT Hilang Kontak Saat Pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin, 10 Orang Di Dalamnya

“Beberapa titik berada di area lereng dan membutuhkan peralatan mountaineering. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama kami dalam menjalankan operasi ini,” tegasnya.

Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas Makassar, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, serta dukungan masyarakat setempat. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dan pertolongan masih terus berlangsung intensif. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil di lapangan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :