Sering Lewatkan Sarapan, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Sering Lewatkan Sarapan, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Ilustrasi sarapan lontong.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Kebiasaan melewatkan sarapan pagi masih sering dilakukan sebagian orang, terutama karena alasan terburu-buru atau tidak terbiasa makan di pagi hari. Padahal, tidak sarapan dapat menimbulkan sejumlah dampak bagi kesehatan tubuh.

Sarapan berperan penting sebagai sumber energi setelah tubuh berpuasa selama tidur malam. Tanpa asupan makanan di pagi hari, tubuh kekurangan energi untuk memulai aktivitas. Akibatnya, seseorang bisa merasa lemas, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi.

Tidak sarapan juga dapat memengaruhi kadar gula darah. Kondisi ini bisa memicu pusing, gemetar, hingga rasa mual, terutama bagi orang yang memiliki aktivitas padat di pagi hari. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berisiko mengganggu metabolisme tubuh.

Selain itu, melewatkan sarapan sering dikaitkan dengan pola makan tidak teratur. Rasa lapar berlebihan di siang hari dapat mendorong seseorang makan dalam porsi besar atau memilih makanan tinggi gula dan lemak, yang berpotensi meningkatkan berat badan.

Dampak lainnya, tidak sarapan dapat memengaruhi suasana hati. Beberapa orang menjadi lebih mudah marah, gelisah, atau kurang fokus saat bekerja maupun belajar.

Para ahli kesehatan menyarankan agar sarapan tetap dilakukan dengan menu sederhana namun bergizi, seperti karbohidrat kompleks, protein, serta buah atau sayur. Sarapan yang cukup dan seimbang dapat membantu menjaga energi, konsentrasi, serta kesehatan tubuh sepanjang hari.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :