Ir. Mustava Terpilih Aklamasi Jadi Ketum Kadin Kepri 2026-2031, Fokus Dongkrak Daya Saing Global
Gubernur Kepri bersama man tan Ketua Kadin Kepri dan Ketua Kadin Kepri Terpilih foto bersama usai musyawarah.
Tanjungpinang, Batamnews – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau resmi memasuki periode baru. Ir. Mustava terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2026–2031 dalam sidang pleno Musyawarah Provinsi (Muprov) di Hotel Aston, Tanjungpinang, Sabtu, 3 Januari 2026 pagi.
Keputusan tersebut diambil setelah Mustava, sebagai calon tunggal, mendapatkan dukungan bulat dari seluruh pengurus Kadin kabupaten dan kota se-Kepri. Proses pemilihan berlangsung khidmat, menandai babak baru bagi dunia usaha di Bumi Segantang Lada.
Muprov ini dihadiri sejumlah tokoh kunci, termasuk Ketua OKK Kadin Indonesia Erwin Aksa, Gubernur Kepri, dan Ketua Umum Kadin Kepri sebelumnya, A.M. Maulana. Kehadiran mereka mempertegas soliditas dan dukungan terhadap kepemimpinan baru.
Baca juga: Musprov V KADIN Kepri Tetapkan Mustava sebagai Ketua Baru
“Intinya, Ir. Mustava terpilih secara aklamasi. Seluruh peserta Musprov menyepakati dan memberikan dukungan penuh,” ujar Niko Nixon Situmorang kepada media.
Ernawati, Ketua Steering Committee Muprov, menjelaskan proses pencalonan yang ketat. Pendaftaran yang dibuka 3 hingga 27 Desember 2025 hanya menghasilkan satu nama yang memenuhi semua persyaratan.
“Seluruh administrasi telah lengkap, termasuk kontribusi pencalonan Rp1 miliar. Tujuh Kadin kabupaten/kota juga telah memberikan dukungan tertulis,” tegas Ernawati.
Dalam pidato pertamanya, Mustava langsung memaparkan visi besarnya: menjadikan Kadin Kepri sebagai penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing global. Fokusnya akan tertumpu pada pengoptimalan sektor industri, kemaritiman, dan investasi berkelanjutan.
Ia merinci empat misi strategis:
- Penguatan Pengusaha Daerah: Mendorong peningkatan kualitas SDM, akses pembiayaan, dan adopsi teknologi bagi pelaku usaha lokal.
- Menarik Investasi Strategis: Menjaring investor untuk pengembangan kawasan industri, energi, logistik, dan pariwisata.
- Menjadi Mitra Strategis Pemerintah: Mengawal kebijakan ekonomi yang pro-dunia usaha dan UMKM.
- Pemberdayaan UMKM: Mengintegrasikan UMKM dengan industri besar dan rantai pasok untuk masuk pasar ekspor.
Mustava menekankan peluang besar yang dimiliki Kepri sebagai wilayah perbatasan di jalur perdagangan internasional. Ia bertekad memaksimalkan potensi melalui kerja sama regional di segitiga ekonomi Singapura-Malaysia-Indonesia.
“Kepri memiliki posisi strategis. Potensi ini harus dikelola secara profesional untuk manfaat ekonomi daerah,” tegasnya.
Ia menutup dengan komitmen membangun tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel, mengusung tagline “Bersatu Membangun Kepri, Berdaya Saing Global.”
Dengan terpilihnya Ir. Mustava, estafet kepemimpinan Kadin Kepri kini berpindah. Harapannya besar: kepemimpinan baru ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau.

Komentar Via Facebook :