UMK Belum Jelas, Ratusan Buruh Hadang Wali Kota Batam Usai Upacara HJB ke-196
Walikota Batam Amsackar Ahmad Didampingi Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin, Saat Menemui Perwakilan Buruh Didepan Kantor DPRD Kota Batam, Kamis (18/12) siang. (Foto: Tommy Purniawan/Batamnews)
Batam, Batamnews — Ratusan buruh dari berbagai aliansi menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Batam, Kamis (18/12/2025), menuntut kejelasan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Batam yang hingga kini belum diumumkan. Aksi digelar menyusul telah ditetapkannya Upah Minimum Provinsi (UMP), sementara UMK Batam belum memiliki kepastian.
Sekitar pukul 10.30 WIB, Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang baru saja meninggalkan Dataran Engku Putri menuju Kantor DPRD Kota Batam untuk menghadiri rapat paripurna Hari Jadi Batam ke-196, terhenti langkahnya. Ratusan buruh tengah berorasi tepat di jalur yang dilaluinya.
Situasi tersebut segera dikoordinasikan oleh Kapolresta Barelang Zaenal Arifin, yang menyampaikan langsung tuntutan buruh kepada wali kota. Usai mendengarkan penjelasan tersebut, Amsakar yang masih mengenakan pakaian Melayu, memilih turun langsung menemui massa aksi. Ia menyalami sejumlah buruh dan mendengarkan aspirasi mereka dari dekat.
Tak lama kemudian, Amsakar mengambil mikrofon dan menyampaikan bahwa aspirasi buruh akan ditindaklanjuti. Ia memastikan perwakilan buruh akan dipanggil untuk berdiskusi secara langsung dengan pemerintah kota.
“Selesai rapat paripurna, perwakilan buruh akan kita temui untuk berdiskusi,” ujar Amsakar, didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Setelah menyampaikan komitmen tersebut, Amsakar dan Li Claudia melanjutkan perjalanan menuju Kantor DPRD Kota Batam untuk menghadiri sidang paripurna. Sementara itu, ratusan buruh tetap melanjutkan aksi orasi di depan Kantor DPRD Batam.
Puluhan personel kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya aksi dan memastikan situasi tetap kondusif. Aksi buruh berlangsung tertib dengan pengawalan aparat, sembari menunggu tindak lanjut pertemuan yang dijanjikan pemerintah kota.

Komentar Via Facebook :