Satgas Darurat Kerahkan 110 Personel, 21 Ton Sampah Berhasil Diangkut di Sagulung

Satgas Darurat Kerahkan 110 Personel, 21 Ton Sampah Berhasil Diangkut di Sagulung

Pemerintah Kota Batam terus mempercepat penanganan darurat sampah setelah Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Sampah.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota Batam terus mempercepat penanganan darurat sampah setelah Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Sampah.

Satgas ini langsung bekerja serentak dengan melibatkan perangkat daerah, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat dari tingkat kelurahan hingga RT/RW.

Di Kecamatan Sagulung, tim bergerak cepat sejak pagi dengan mengerahkan kekuatan penuh. Operasi pembersihan melibatkan tujuh perangkat daerah dan unit kerja, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Kerja Sama Setdako serta Bagian Hukum Setdako, ditambah tenaga kecamatan dan kelurahan.

Total 110 personel gabungan turun ke lapangan, fokus menuntaskan penumpukan sampah di tiga titik TPS ilegal: kawasan Marcopolo Dapur 12, sekitar Masjid Aminah, dan Griya Batuaji Asri. Gotong royong yang dilakukan pada Jumat (21/11/2025) itu berhasil mengangkut 21 ton sampah rumah tangga.

Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan penanganan ini dilakukan berdasarkan arahan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yusfa Hendri, yang menjadi Koordinator Penanganan Darurat Sampah untuk wilayah Sagulung, Sekupang, dan Batuaji.

“Dengan sinergi seluruh unsur, hari ini kita berhasil mengangkut sekitar 21 ton sampah dari tiga titik TPS ilegal,” ujar Rudi.

Ia menegaskan bahwa langkah kolaboratif menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat. Pemerintah memastikan penanganan tidak hanya bersifat sementara.

“Kami tidak berhenti pada satu hari kerja. Penanganan akan terus dijadwalkan sampai seluruh titik di Sagulung bersih dan kembali tertata,” katanya.

Rudi juga mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga. Menurutnya, edukasi, pengawasan, dan kolaborasi dengan warga sangat penting untuk mencegah kembali munculnya TPS ilegal.

Dengan langkah cepat yang dilakukan Satgas, Pemko Batam berharap kondisi darurat sampah dapat segera teratasi sambil terus menuntaskan persoalan struktural di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur yang tengah diperbaiki.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :