KPLP, TNI hingga Bakamla Berhasil Selamatkan Korban Laka Laut, Padamkan Kebakaran Kapal hingga Tumpahan Minyak di Perairan Batam

KPLP, TNI hingga Bakamla Berhasil Selamatkan Korban Laka Laut, Padamkan Kebakaran Kapal hingga Tumpahan Minyak di Perairan Batam

Latihan Marpolex 2025 Batam, Padamkan Api Kapal MT Rina Yang Terbakar di Perairan Batuampar, Selasa (18/11) siang. (Foto: Tommy Purniawan/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Latihan Marpolex 2025 yang digelar di perairan Batuampar berlangsung selama sekitar dua jam dan menampilkan sinergi kuat berbagai unsur maritim, mulai dari Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), TNI, Polri, Basarnas, hingga Bakamla. Latihan terpadu ini menjadi ajang penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi insiden kebakaran kapal dan tumpahan minyak di laut.

Dalam pantauan di lokasi, belasan kapal dari berbagai instansi dikerahkan untuk menangani simulasi kebakaran pada kapal MT Rina yang terbakar di tengah perairan Batuampar. Tiga kapal patroli bergerak cepat melakukan pemadaman, sementara tiga anak buah kapal (ABK) tampak melompat ke laut saat kobaran api membesar.

Sebuah kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) milik KPLP langsung melakukan evakuasi terhadap tiga ABK tersebut. Usai berhasil dievakuasi, ketiganya segera dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Tak hanya kebakaran, simulasi juga memperagakan penanganan tumpahan minyak yang mencemari permukaan laut. Dua kapal, KM Sarotama dan KM Rantos, menggelar oil boom untuk membatasi area tumpahan. Mesin skimmer kemudian dioperasikan untuk menyedot minyak yang mengambang guna mencegah pencemaran semakin meluas.

Setelah proses pemadaman api dan pembersihan tumpahan minyak berhasil dilakukan, tiga korban yang sebelumnya dievakuasi kembali dibawa ke rumah sakit dalam simulasi. Latihan kemudian dinyatakan selesai dan seluruh kapal bergerak kembali menuju Pelabuhan Batuampar.

Dalam perjalanan kembali, belasan kapal yang terlibat melakukan Sailing Pass sebagai tanda penghormatan kepada Kapal KN Trisulla, yang mengangkut sejumlah pimpinan dari berbagai instansi maritim.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Hendri Ginting, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Marpolex di Batam. Ia menyebut kehadiran berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga Bakamla menunjukkan koordinasi kuat dan kesiapsiagaan optimal di daerah pusat ekonomi seperti Batam.

Hendri menjelaskan bahwa skenario dalam latihan tersebut meliputi pemadaman kebakaran kapal, penyelamatan orang jatuh ke laut, hingga penanganan tumpahan oli. "Semua unsur yang terlibat, menunjukkan kompetensi dan kesiapan dalam menjalankan prosedur penanggulangan kondisi darurat maritim," katanya.

Sebanyak 500 personel dikerahkan dalam latihan Marpolex 2025. Jumlah tersebut dipersiapkan untuk memastikan seluruh elemen memiliki kemampuan terlatih, terlebih menjelang akhir tahun ketika kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau cenderung tidak stabil.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :