Batam Resmi Punya Jalan Pintas Baru, Warga Botania–Central Hills–PLN Kini Bisa Tempuh Perjalanan Lebih Cepat
Kabar gembira bagi warga Batam! Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menghadirkan jalan pintas baru yang menghubungkan kawasan Botania, Central Hills, hingga Perumahan PLN Batam.
Batam, Batamnews – Kabar gembira bagi warga Batam! Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menghadirkan jalan pintas baru yang menghubungkan kawasan Botania, Central Hills, hingga Perumahan PLN Batam. Jalur strategis ini kini telah dapat dilalui kendaraan dan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh serta mengurai kemacetan di sejumlah titik kawasan Batam Centre.
Jalan baru yang dibangun di Kawasan Batam Centre, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas warga yang selama ini harus memutar jauh. Dengan adanya jalur pintas ini, perjalanan dari Botania menuju kawasan-kawasan sekitar menjadi jauh lebih efisien.
"Rutenya dari Botania, Central Hills, sampai ke Perumahan PLN Batam. Dampaknya besar bagi mobilitas warga dan akan memperkuat aktivitas ekonomi di berbagai titik," ungkap Kepala Bidang Bina Marga Kota Batam, Dohar Hasibuan.
Jalur ini tidak hanya memperpendek waktu tempuh, tetapi juga berfungsi sebagai akses alternatif yang efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya dari Batam Centre menuju Botania melalui Central Hills, kawasan yang kini tengah berkembang pesat sebagai pusat ekonomi baru.
Pembangunan jalan pintas ini direalisasikan pada tahun 2025 dengan nilai anggaran mencapai Rp14,65 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam. Proyek infrastruktur vital tersebut dikerjakan oleh PT Barelang Konstruksi dengan pengawasan dari CV Beringin Dwi Dimensi. Target penyelesaian proyek ditetapkan dalam waktu 210 hari kalender, dan kini jalur telah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas harian.
Meski sudah beroperasi, jalan baru ini masih belum memiliki nama resmi. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa proses penamaan masih dalam tahap pembahasan dengan berbagai pihak terkait.
"Saya sedang pikirkan namanya. Memang belum ada namanya," kata Amsakar.
Ia menjelaskan bahwa penamaan jalan di Kota Batam biasanya melibatkan perundingan dengan sejumlah instansi, seperti Dishub Kota Batam, Satlantas, Pemko Batam, BP Batam, hingga lembaga adat, untuk memastikan nama jalan yang dipilih tepat serta memiliki makna bagi masyarakat.
"Biasanya seperti itu mekanismenya," tambahnya.
Pemerintah Kota Batam juga menyiapkan langkah lanjutan untuk memperluas manfaat jalan tersebut. Pada tahun 2026, Pemko Batam merencanakan perpanjangan jalur hingga ke kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam Centre. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat fungsi jalur sebagai penghubung antarzona strategis, sekaligus menegaskan posisi Batam sebagai kota modern yang terintegrasi dan kompetitif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dengan hadirnya jalur pintas baru ini, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih efisien, cepat, dan nyaman dalam menunjang aktivitas harian serta mendorong geliat ekonomi di kawasan Batam Centre dan sekitarnya.

Komentar Via Facebook :