Belajar dari Brunei... Ahli Negara yang Sesungguhnya

Belajar dari Brunei... Ahli Negara yang Sesungguhnya

Pangeran Charles, Sultan Bolkiah, dan Ratu Elizabeth II. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Oleh: Abang Mat

Tak banyak di dunia ini orang yang terlahir dengan kehidupan yang penuh dengan kemujuran. Contohnya adalah Sultan Bolkiah. Seorang raja berketurunan Melayu yang lahir dan besar di utara pulau Borneo, memerintah sebuah negara bernama Brunei. Beliau di takdirkan bertakdir mujur, tak ada tantangan dan ujian yang di hadapinya menuju tahta kesultanan. Jabatan sebagai Sultan beliau jalani sejak masih sangat muda, 58 tahun pemerintahannya berjalan dengan sangat lancar.  

Brunei menjadi lambang dari kemujuran, saat di bandingkan dengan semua kesultanan di Borneo. Contohnya seperti yang di alami kesultanan Pontianak dan kesultanan Bulungan. Memimpin sebuah negara bukanlah pekerjaan ringan, karena nasib sebuah bangsa di tentukan di tangan sang pemimpinnya. Apabila suatu bangsa itu gagal, maka pemimpinnya lah yang paling bertanggung jawab. Bukan cuma di dunia, tapi juga di akhirat. Di hadapan Allah yang maha kuasa.

Di masa kepemimpinannya, negaranya menjadi salah satu negara terkaya di dunia. Negaranya di kenal sebagai negara yang bebas pajak dan bebas korupsi. Bahkan menjadi salah satu negara teraman di dunia. Semua rakyatnya menikmati mutu kehidupan yang sama baiknya dengan rakyat Australia. Kehidupan berjalan serba santai. Negaranya di untungkan oleh keadaan wilayahnya yang langsung menghadap ke laut Melayu Utara.

Sebagai seorang yang berjiwa bisnis dan bepikiran jauh ke depan, beliau mempunyai kekayaan di seluruh penjuru dunia. Hotel-hotel nya yang di kelola oleh kelompok Dorchester, rumah nya yang ada dimana-mana, peternakan sapi nya yang lebih luas daripada negaranya. Dan ratusan aset-aset lainnya yang hanya beliau yang tau. Bank dan maskapainya adalah dua hal yang mencitrakan negaranya, kecil tapi ada. Falsafah yang tinggi.

Nilai uang negaranya yang tinggi membuat rakyatnya menjadi seperti raja saat berada di negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia. Artinya beliau sangat berjaya, karena bukan beliau sendiri yang merasa sebagai raja. Padahal alam negaranya tak sekaya alam Indonesia. Negaranya tak punya timah, tak punya emas, bahkan tanah yang luas untuk perkebunan. Dan tak ada pabrik-pabrik seperti di Batam. Negaranya hanya mengandalkan minyak dan kepemimpinannya yang adil. 

Setiap hari beliau hanya fokus bekerja, 100% mengurus rakyatnya. Sangat jarang melibatkan diri dalam urusan-urusan yang bukan urusan utama negaranya. Di negaranya tak ada orang-orang seperti Yusril Ihza Mahendra, Gunawan Mohamad, dan Eross Candra. Tapi cukup hanya beliau dan selusin pembantunya untuk membuat negaranya kaya raya. Rakyatnya hidup dalam keberlimpahan setiap hari, tanpa perlu berlelah-lelah mendapatkan pekerjaan di negara-negara lain. 

Salah satu pendukung kejayaannya adalah karena wilayah negaranya kecil, hanya sedikit lebih besar di banding daerah istimewa Jogjakarta. Tapi sekecil apapun negara, kalau di kelola oleh orang yang tak terpercaya, tak mampu, dan tak adil, maka negara itu tak akan berjaya. Contohnya seperti negara-negara di pasific. Beliau menjalankan pemerintahan dengan jelas dan adil. Di dukung oleh rakyatnya yang tak mempunyai perasaan iri dengki terhadap keadaan yang beliau alami setiap hari. 

Prestasi lain Brunei adalah bangsa tersehat di Asia. Karena semua rakyatnya setiap hari cukup duit, sehingga membuat hati sering senang. Kesenangan perasaan sangat mempengaruhi kesehatan, terutama kesehatan batin. Mau jalan-jalan ke negara lain serba gampang. Di dukung dengan sangat dirawatnya hutan dan semua satwa yang hidup di dalamnya. Di negaranya, mempunyai rumah yang layak adalah urusan yang sangat mudah. Pendidikan serba gratis dan kehidupan hari tua sangat terjamin.

Dalam pandangan pribadi penulis, beliau adalah lelaki termujur di dunia di zaman modern ini. Negaranya berjaya, kekayaannya dimana-mana, anak cucunya banyak, selirnya banyak, sehat panjang umur, tulus di dukung rakyatnya, dan kenal dengan banyak tokoh-tokoh dunia. Brunei membuktikan bahwa kejayaan sebuah bangsa bukan hanya di sebabkan oleh banyaknya orang-orang pintar, tapi yang utama adalah di sebabkan sistem yang cocok dan pemimpin yang adil.  

LONG LIVE BRUNEI !!!

-----

Penulis adalah sosok yang berusaha menjadi pemodal dan pengeliling dunia

 

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :