Haru! Anak Ungkap Pesan Terakhir Ibu Korban Kecelakaan Jalan Yos Sudarso: `Jangan Tinggalkan Shalat`

Haru! Anak Ungkap Pesan Terakhir Ibu Korban Kecelakaan Jalan Yos Sudarso: `Jangan Tinggalkan Shalat`

Papan bunga belasungkawa di depan kediaman almarhum Kamisah. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Suasana duka masih menyelimuti keluarga Kamisah, korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia pada Minggu (19/10/2025) pagi. Wanita berusia 51 tahun itu meninggal dunia usai dihantam mobil Toyota Yaris BP 1651 CO saat berteduh di salah satu lapak durian di Jalan Yos Sudarso, Batuampar, setelah pulang dari kegiatan senam pagi.

Prima, anak kedua dari Kamisah, dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan pesan terakhir sang ibu yang selalu melekat di hatinya.

"Pesan terakhirnya ya itu, jangan pernah meninggalkan shalat, shalat subuh itu," ujar Prima saat ditemui Batamnews.co.id di kediamannya, Selasa (21/10/2025).

Ia menambahkan, sang ibu dikenal sebagai sosok yang sangat konsisten mengingatkan keluarga tentang ibadah shalat.

"Ini shalat itu selalu, mau suami, mau anak, mau saudara, semua diingatkan shalat. Ini shalat," kenang Prima menirukan kebiasaan ibunya.

Kini, jalan menuju rumah almarhumah di RT 01 RW 06 Bengkong Indah Atas dipenuhi karangan bunga duka cita yang berjejer di kanan kiri gang. Bagi sang anak, Prima mengatakan ibunya merupakan sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial bermasyarakat.

"Ibu saya ini baik orangnya. Aktif dalam kegiatan apapun, saya tahunya ibuk itu Senin sampai Jumat kalau enggak ikut majelis ta'lim dia pasti ikut ngaji," ujar Prima.

Ia melanjutkan sang ibu dikenal baik, bahkan para pelayat yang datang untuk takziyah dan memberikan penghormatan terakhir saat itu terus berdatangan.

"Bahkan sampai hari ini, masih ada yang datang mengungkapkan bela sungkawa. Hari Minggu waktu itu, orang silih berganti datang, untuk menyolatkan, baca yasin tahlil, banyak sekali orang yang datang," tambahnya.

Kesehariannya, almarhumah yang dikenal memiliki 3 orang anak ini banyak aktif di organisasi keagamaan.

"Ibuk saya itu ikut Majelis Dakwah Kita-kita, BKMT Kecamatan Bengkong, IKKBS, Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Hubbul Mustofa, Dzikir Bismillah, dan masih banyak lagi," kata Prima.

Salah satu rekan Kamisah di majelis taklim menceritakan, almarhumah dikenal sebagai sosok yang rajin dan selalu memberi semangat kepada jamaah lainnya.

"Bu Kamisah ini orangnya baik, rajin kalau ngaji. Kalau kita lagi malas pergi ke majelis taklim, beliau yang semangat ngajak," kata salah satu anggota majelis yang ditemui di rumah duka.

Ia menambahkan, Kamisah juga selalu hadir membantu panitia setiap kali ada kegiatan keagamaan. "Kalau ada pengajian besar, pasti beliau ikut bantu, entah bagian konsumsi atau persiapan acara," ucapnya.

Sebelumnya, Kamisah menjadi salah satu korban dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Yos Sudarso. Saat itu, ia sedang berteduh di lapak durian bersama beberapa orang lainnya usai senam pagi, ketika sebuah mobil Toyota Yaris hilang kendali dan menabrak lokasi tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu pagi itu merenggut nyawa ibu tiga anak yang dikenal aktif di berbagai organisasi keagamaan tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan jamaah majelis taklim yang selama ini merasakan kebaikan dan semangatnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :