Guncangan di Dunia Sepak Bola Asia: Jepang Dikabarkan Siap Keluar dari AFC dan Bentuk Federasi Asia Timur
Timnas Jepang comeback menang 3-2 kontra Brasil, Selasa (14/10) di Stadion Ajinomoto pada laga FIFA Matchday uji coba (Foto: Getty Images/Toru Hanai)
Tokyo, Batamnews – Dunia sepak bola Asia diguncang oleh kabar mengejutkan. Jepang disebut berencana untuk keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan mendirikan organisasi baru yang dinamakan Federasi Asia Timur.
Kabar ini pertama kali mencuat dari laporan media Irak, UTV, yang menyebut adanya pergerakan serius dari Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk menarik diri dari keanggotaan AFC.
“Ada pergerakan dari Jepang untuk mundur dari AFC dan mendirikan ‘Federasi Asia Timur’,” tulis laporan UTV, dikutip dari Football Tribe.
“Mereka protes dan menentang hal-hal yang terlihat seperti manipulasi dan korupsi di AFC, yang dikontrol oleh pendanaan Qatar. Mereka juga sudah tidak lagi percaya pada AFC,” lanjut laporan tersebut.
Menurut laporan tersebut, kekecewaan Jepang memuncak karena dugaan adanya ketidakadilan dan dominasi politik dalam pengambilan keputusan AFC. Salah satu pemicu utamanya adalah keputusan federasi untuk menggelar babak perempat final Liga Champions Asia (AFC Champions League) di kawasan Timur Tengah. Keputusan ini dianggap tidak adil dan merugikan klub-klub Asia Timur, terutama Jepang, yang harus menempuh perjalanan jauh dengan waktu istirahat yang terbatas.
Bila rumor ini benar-benar menjadi kenyataan, langkah Jepang akan menjadi guncangan besar bagi sepak bola Asia. Negeri Matahari Terbit selama ini dikenal sebagai kekuatan utama di kawasan, baik dari sisi prestasi tim nasional maupun kualitas kompetisi klub seperti J-League.
Selain menjadi salah satu anggota paling berpengaruh di AFC, Jepang juga menjadi salah satu negara dengan infrastruktur sepak bola terbaik di Asia. Karena itu, kepergian mereka bisa memicu efek domino bagi negara-negara Asia Timur lain seperti Korea Selatan dan China, yang mungkin mempertimbangkan langkah serupa.
Namun, proses pembentukan federasi baru seperti Federasi Asia Timur diperkirakan tidak akan berlangsung cepat. Diperlukan waktu panjang, negosiasi dengan FIFA, serta pembahasan mendalam terkait alokasi tiket Piala Dunia dan status kompetisi antarklub yang selama ini berada di bawah payung AFC.
Meski belum ada pernyataan resmi dari JFA, isu ini telah menjadi sorotan besar di kalangan pemerhati sepak bola Asia. Jika benar-benar terjadi, keluarnya Jepang akan menandai perubahan besar dalam peta kekuatan sepak bola Asia, sekaligus menjadi sinyal bahwa kepercayaan terhadap AFC mulai goyah di kalangan negara-negara anggotanya.

Komentar Via Facebook :