Bentrokan Driver Online ADOB vs Komando di Batam Dipicu Video TikTok, Polisi Selidiki
Tampak Ratusan Driver Online Batam Terlibat Bentrok di Kawasan Hotel Utama, Nagoya, Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (12/10/2025) subuh. (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Bentrokan antar kelompok pengemudi ojek online kembali terjadi di Batam. Kali ini, dua kelompok yang bertikai adalah ADOB dan Komando. Insiden ini berlangsung di depan Hotel Utama, Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu dini hari 12 Oktober 2025.
Akibat bentrokan itu, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan dan beberapa orang dilaporkan luka-luka. Saat ini, polisi masih menyelidiki akar permasalahannya. Diduga, insiden ini dipicu oleh video di media sosial yang berisi konten provokatif.
Menariknya, menurut Ketua ADOB Batam, Defrizal, kedua pihak sebenarnya sudah berdamai lebih dulu. Mereka telah bersepakat berdamai di Polresta Barelang sebelum bentrokan terjadi.
Baca juga: Bentrokan Driver Online di Batam, Nagoya Mencekam, Polisi Perketat Penjagaan
"Kami tidak tahu siapa yang memantik keributan di lapangan, karena perdamaian itu sudah ada," ujarnya.
Kendaraan yang rusak dalam insiden ini telah diamankan di Polsek Lubuk Baja untuk keperluan penyelidikan.
Di sisi lain, Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, punya cerita berbeda. Menurutnya, bentrokan dipicu oleh video TikTok yang menyinggung para driver online. Mediasi sebelum kejadian juga disebutnya tidak membuahkan hasil.
Feryandi mengungkapkan, ketegangan memuncak setelah sejumlah kendaraan bermotor berstiker Komando dihentikan paksa oleh pihak lawan. Bahkan, istri salah satu anggotanya dikabarkan dipukul saat melintas di lokasi kejadian dan masih dirawat hingga kini.
Dia juga menyatakan ada sembilan orang dari kubu mereka yang mengalami luka-luka. Feryandi menuding sebagian orang dari pihak lawan bukanlah driver online asli, dan datang dengan membawa senjata tajam serta batu.
Baca juga: 9 Mobil Mewah Rusak Dihajar Batu Saat Bentrok ADOB dan Komando di Batam
Hingga Minggu sore, polisi masih berjaga ketat di lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti telah disita untuk penyelidikan. Kepolisian mengimbau seluruh driver online di Batam agar tidak terpancing isu di media sosial dan menyerahkan penyelesaian masalah sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Komentar Via Facebook :