Bentrokan Driver Online di Batam, Nagoya Mencekam, Polisi Perketat Penjagaan
Kasat Reskrim bersama Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Saat Melihat Tim Inafis Yang Melakukan Olah TKP Mobil Mewah Yang Rusak Akibat Lemparan Batu di Salah Satu Sorum. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Suasana mencekam masih menyelimuti kawasan Hotel Utama di Nagoya, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sejak Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari. Pemicunya adalah bentrokan antara ratusan driver online yang menyebabkan sejumlah kendaraan rusak dan beberapa orang terluka.
Sebagai respons, puluhan personel polisi dikerahkan untuk mengamankan lokasi. Tampak jelas sisa-sisa kericuhan: puing batu dan pecahan kaca masih berserakan di jalanan.
Seorang perwira polisi di lokasi mengonfirmasi, "Kami disiagakan di sini sebanyak 24 personel Ditsamapta Polda Kepri yang dibagi menjadi tiga regu."
Baca juga: 9 Mobil Mewah Rusak Dihajar Batu Saat Bentrok ADOB dan Komando di Batam
Sementara itu, proses penyelidikan untuk mencari pemicu bentrokan telah dimulai. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, membenarkan insiden tersebut.
"Benar, ada bentrok yang terjadi subuh tadi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti," ujarnya.
Bentrokan ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Utama Food Court, Lubuk Baja. Saat itu, situasi sempat mencekam dengan teriakan dan lemparan batu dari kedua kelompok.
Upaya penanganan langsung dilakukan jajaran kepolisian. AKP Satri Putra, Kasat Sabhara Polresta Barelang, mengatakan, "Kami turun ke lokasi untuk menenangkan situasi dan meminta kedua kelompok segera membubarkan diri."
Baca juga: Kronologi Bentrokan ADOB dan Komando di Batam: Motor Dibanting, Mobil Dibalikan Massa
Kini, situasi telah berhasil dikendalikan. Namun, polisi tetap memperketat penjagaan dan terus mendalami akar permasalahan yang memicu kericuhan tersebut.

Komentar Via Facebook :