Polisi Pastikan Karyawan Dormitori Batamindo Tewas Gantung Diri Akibat Masalah Ekonomi
Proses pemulangan jenazah korban ke kampung halamannya.
Batam, Batamnews — Pihak kepolisian dari Polsek Sei Beduk memastikan bahwa Ws, karyawan yang ditemukan tewas dalam posisi tergantung di kamar Dormitori Blok N4 Lantai 3 Nomor 4, kawasan Sei Beduk, pada Rabu (8/10/2025) lalu, meninggal karena masalah ekonomi.
Kepastian itu diperoleh setelah polisi memeriksa sejumlah saksi, sementara jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Pulau Samosir, Medan.
Menurut Kapolsek Sei Beduk Iptu Alex Yasral, pihaknya mendapatkan laporan dari Sekuriti Batamindo sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, ia bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan beberapa saksi, korban ditemukan oleh temannya setelah beberapa kali dihubungi namun tidak menjawab panggilan.
“Korban beberapa hari tak masuk kerja karena sakit, saat kejadian teman korban menemukan korban meninggal didalam kamar Dormitori yang kosong dalam kondisi tergantung,” kata Alex, Sabtu (11/10/2025) pagi.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa korban diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi.
“Dari keterangan para saksi, korban sempat mengeluh soal utang dan kondisi kesehatannya yang menurun,” ujarnya.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui tidak masuk kerja selama beberapa hari. Kepada pihak perusahaan, korban sempat mengaku mengalami sakit di bagian pinggang dan tengah berusaha memulihkan diri.
Alex menambahkan, korban juga diketahui memiliki utang sekitar Rp5 juta kepada salah satu rekannya. Beberapa teman korban bahkan mengaku pernah mendengar ucapan korban yang mengarah pada keinginan untuk bunuh diri, namun tidak menanggapinya secara serius.
“Saat hari kejadianlah baru sadar temannya, kalau ucapan korban ingin bunuh diri benar dilakukan oleh korban,” ujarnya.
Penemuan korban bermula dari kecurigaan teman-temannya yang tidak melihat korban seharian. Mereka kemudian mencari di kamar korban, namun tidak ditemukan. Pencarian dilanjutkan ke lantai atas dan bawah asrama hingga akhirnya korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung.
“Lalu kejadian ini dilaporkan ke pihak sekuriti, hingga sampai ke Polsek Sei Beduk dan kita langsung mendatangi lokasi kejadian,” katanya.
Tak lama berselang, tim dari Polsek Sei Beduk tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menyimpulkan korban meninggal akibat gantung diri.
“Berdasarkan hasil autopsi sementara, tidak ada tanda kekerasan. Kemungkinan besar korban meninggal pada pagi hari, dan baru ditemukan sore harinya,” jelas Kapolsek.
Jenazah korban kemudian disemayamkan dan diberangkatkan ke kampung halamannya di Samosir, Sumatera Utara, melalui Bandara Kualanamu pada Jumat (10/10) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Pihak perusahaan turut mendampingi keluarga selama proses pemulangan.
Dari keterangan rekan-rekannya, korban dikenal sebagai sosok pendiam dan gemar berolahraga. Namun belakangan, korban terlihat sering murung dan lebih banyak menyendiri. Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan kerja dan keluarga korban yang tidak menyangka korban akan mengakhiri hidupnya dengan cara demikian.
“Korban diantar ke kampung halamannya dengan keluarga dan juga perwakilan dari perusahaan,” tutup Alex.

Komentar Via Facebook :