Kemenag Batam Ungkap Fakta "Tepuk Sakinah" yang Viral: "Kita Tunggu Arahan Pusat"
Video tepuk sakinah yang viral oleh Kementerian Agama RI.
Batam, Batamnews - Sebuah metode bimbingan pranikah bernama “Tepuk Sakinah” sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Metode ini dikembangkan agar bimbingan perkawinan terasa lebih menarik dan relevan bagi calon pengantin, terutama generasi muda.
Namun, meski sudah viral dan diterapkan di beberapa daerah, metode itu belum diterapkan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
“Tepuk Sakinah” merupakan inovasi dari Kementerian Agama yang dirancang untuk menyasar pasangan muda, seperti milenial dan Gen Z.
Tujuannya, agar materi bimbingan perkawinan — yang selama ini dianggap monoton — bisa lebih dinamis dan sesuai dengan karakter anak zaman sekarang.
Baca juga: Siap Kawal Pembangunan, DPRD Batam Rilis Peta Kerja 2026
Viralnya metode ini berawal dari Kanwil Kemenag Sumatera Utara. Unggahan video “Tepuk Sakinah” di media sosial pun memicu beragam tanggapan, dari yang mendukung hingga mempertanyakan efektivitasnya.
Lantas, bagaimana dengan Batam?
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, memberikan penjelasan lugas. Ia menegaskan bahwa metode tersebut belum diterapkan di Batam.
“Di Batam masih belum. Itu viral dari Kanwil Sumatera Utara,” ujarnya.
Budi juga menambahkan bahwa Kemenag Batam belum menerima surat resmi atau arahan dari Kementerian Agama Pusat terkait penerapan “Tepuk Sakinah”.
“Belum ada respons secara surat dari Kementerian Agama Pusat. Kita tunggu,” katanya.
Baca juga: Tips Tangani Kebocoran Gas dan APAR dari Pelatihan KATANA untuk Ibu Rumah Tangga
Artinya, penerapan metode baru ini di Batam masih menunggu instruksi resmi dari pusat. Meski begitu, viralnya “Tepuk Sakinah” sudah memicu rasa penasaran sejumlah pasangan di Batam yang sedang mempersiapkan pernikahan. Mereka menanti, apakah metode ini akan segera hadir di kota mereka.

Komentar Via Facebook :