Kekosongan Pertalite di Karimun Berakhir, 400 Ton Stok Baru Telah Diantar
Antrian pengisian BBM di SPBU Poros (ist).
Karimun, Batamnews - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Karimun akhirnya kembali normal setelah sempat mengalami kekosongan. Keadaan ini pun langsung dirasakan masyarakat.
Kekosongan itu sebelumnya terjadi di sejumlah SPBU, seperti SPBU Poros dan SPBU di kawasan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Isu kelangkaan BBM pun mulai beredar.
Dampaknya, bahkan kios-kios penjual minyak eceran ikut kehabisan stok karena diborong pengendara yang kesulitan menemukan Pertalite.
Baca juga: Menu MBG Diduga Sebabkan Keracunan, Belasan Siswa SMP di Karimun Dirawat di Puskesmas
Namun, kekosongan itu tidak berlangsung lama. Stok Pertalite kini sudah terisi kembali setelah dilakukan pengiriman dari Pertamina.
Menurut Kabid ESDM Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba, ratusan kiloliter Pertalite telah datang dari Pertamina Tanjung Uban, Bintan.
"Tadi sudah dibongkar. Sekarang SPBU Poros dan Coastal Area sudah kembali menjual Pertalite. Jumlah yang masuk sekitar 400 ton," jelas Vandarones.
Ia menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah kelangkaan, hanya kekosongan sementara yang telah diantisipasi. Pihaknya menyebut bahwa kekosongan waktu itu lebih disebabkan oleh masalah administrasi, kendala transportasi, dan cuaca.
Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Karimun Stabil, Stok Aman untuk Masyarakat
"Tidak terjadi kelangkaan, kita sudah antisipasi. Sempat kosong karena beberapa kendala, tapi saat ini stok di SPBU sudah ada lagi," ucapnya.
Vandarones juga meyakinkan bahwa ketersediaan BBM di Karimun aman hingga akhir tahun 2025. Kuota yang disediakan bahkan disebutnya melebihi konsumsi tahun-tahun sebelumnya.

Komentar Via Facebook :