Meteran Air Warga Dicuri, PT ABH: Pasang Pengaman dan Segera Lapor
Kantor Air Batam Hilir. (Foto: dok.Batamnews)
Batam, Batamnews – PT Air Batam Hilir (ABH) SPAM Batam mengeluarkan imbauan kepada pelanggan agar lebih waspada terhadap maraknya aksi pencurian meteran air yang belakangan ini terjadi di sejumlah kawasan perumahan.
Humas PT ABH SPAM Batam, Ginda, menyebutkan bahwa kehilangan meteran air tidak hanya mengganggu suplai air ke rumah, tetapi juga menimbulkan biaya penggantian bagi pelanggan.
“Untuk itu, kami mengingatkan pelanggan agar mengambil langkah antisipasi, di antaranya memasang kunci pengaman atau boks pelindung pada meteran air, menempatkan meteran air di lokasi yang mudah diawasi serta memiliki penerangan cukup,” ujar Ginda, Senin (22/9/2025).
Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan tindak pencurian atau aktivitas mencurigakan.
“Silakan laporkan segera ke kantor pelayanan pelanggan terdekat, di Batam Centre, Batu Aji, atau Bengkong, dan juga kepada pihak berwenang. Kami juga mendorong kerja sama antar warga untuk meningkatkan keamanan bersama,” tambahnya.
Menurutnya, pihak ABH telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencegah dan menindak kasus pencurian meteran air.
“Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan keamanan dan kenyamanan pelanggan dalam menikmati layanan air bersih tetap terjaga,” tegasnya.
Sebelumnya, aksi pencurian meteran air dilaporkan terjadi di Perumahan Oleana Park, Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, pada Sabtu (20/9/2025) sore. Sepasang pengendara motor Yamaha Vega BP 4080 FJ kedapatan mencuri meteran air milik warga.
Peristiwa itu sempat terekam kamera salah seorang warga. Dalam rekaman, terlihat seorang pria dan wanita mengendarai sepeda motor meninggalkan lokasi usai membawa hasil curian.
“Iya, ada sepasang pengendara motor laki-laki dan perempuan maling meteran air di Perumahan Oleana Park, Tanjung Piayu, tadi sore. Mereka pakai motor Vega,” ujar salah seorang warga kepada Batamnews.co.id.
Warga tersebut menyebut kasus pencurian serupa sudah beberapa kali terjadi di kawasan itu. “Sementara ini sudah ada tiga rumah yang meteran airnya hilang dicuri,” ucapnya.
Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex, membenarkan adanya laporan warga terkait kejadian tersebut. Ia meminta korban segera membuat laporan resmi agar polisi dapat menindaklanjutinya.
“Kami meminta para korban untuk membuat laporan polisi atas peristiwa tersebut,” kata Alex.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan kecil yang meresahkan masyarakat. Warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Komentar Via Facebook :