Saksi Ceritakan Detik Penemuan Jasad Seorang Pria 27 Tahun di Nagoya Thamrin Batam
Foto ilustrasi penemuan mayat
Batam, Batamnews – Kematian YDF (27), pekerja perusahaan rumput laut yang ditemukan tewas di kawasan Food Market Nagoya Thamrin, Lubuk Baja, Minggu (14/9/2025) subuh, masih menyimpan tanda tanya. Kali ini, keterangan seorang saksi mata memberi gambaran suasana di lokasi saat kejadian.
WA, seorang pekerja stan di kawasan tersebut, bercerita ia baru tiba di tempat kerja sekitar pukul 05.00 WIB. Begitu masuk, ia langsung mendapat kabar dari rekannya bahwa ada mayat di samping gedung.
"Saya masuk jam 5 pagi, dikasih tahu ada kejadian itu," ujarnya kepada Batamnews, Senin (15/9/2025).
Ketika mendatangi lokasi, ia sudah melihat polisi dan sekuriti berjaga. Kondisi korban sudah meninggal. Tidak ada darah tercecer di sekitar tubuhnya.
- Saksi WA tiba di lokasi kerja sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu (14/9/2025).
- Ia diberitahu ada mayat di samping gedung Nagoya Thamrin.
- Saat tiba, korban sudah meninggal dan jasad ditutupi kardus oleh polisi.
- WA menegaskan tidak ada darah tercecer di sekitar tubuh korban.
- Polisi dan sekuriti berjaga, warga tidak boleh mendekat.
- Hingga kini, lokasi kejadian juga tidak dipasang garis polisi.
"Pas dilihat mayatnya pagi itu sudah ditutupi pakai kardus sama polisi," ucapnya.
WA sempat ingin melihat lebih dekat, namun langkahnya dicegah. Pagi itu hari mulai terang, suasana sekitar pun pelan-pelan ramai dengan pekerja lain yang datang.
Hal yang menurutnya janggal, di lokasi penemuan mayat tidak terlihat garis polisi atau police line. Padahal biasanya area kejadian dipasang tanda larangan.
Di antara warga yang berada di sekitar kawasan, sempat beredar informasi bahwa korban diduga jatuh dari lantai 5 area parkir gedung.
Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kematian YDF. Namun cerita saksi ini menambah deretan kejanggalan yang sebelumnya juga disampaikan pihak keluarga.

Komentar Via Facebook :