Bank Indonesia dan TNI AL Luncurkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025, Distribusikan Rp13 Miliar ke Pulau 3T Kepri

Bank Indonesia dan TNI AL Luncurkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025, Distribusikan Rp13 Miliar ke Pulau 3T Kepri

Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali mengukuhkan komitmen untuk menjaga kedaulatan rupiah di seluruh pelosok negeri melalui peluncuran Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali mengukuhkan komitmen untuk menjaga kedaulatan rupiah di seluruh pelosok negeri melalui peluncuran Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025.

Sebanyak Rp13 miliar uang baru siap didistribusikan ke pulau-pulau Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di Kepulauan Riau (Kepri) untuk menggantikan uang lusuh atau rusak yang beredar di masyarakat.

Pelepasan armada ERB 2025 dilakukan di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa (22/7/2025).

Menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hasan Basri 382, tim ekspedisi akan menyinggahi beberapa wilayah 3T strategis di Kepri.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, M. Anwar Bashori, menjelaskan tim ERB akan menyinggahi beberapa wilayah terluar yang menjadi prioritas, di
antaranya:

Pulau Tarempa, Midai, dan Subi Besar di Kabupaten Natuna, Pulau Tambelan di Kabupaten Bintan dan Pulau Singkep di Kabupaten Lingga.

"Ekspedisi ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Anwar pada Selasa (22/7/2025).

Meski teknologi pembayaran digital semakin maju, Anwar menekankan keberadaan uang kartal di Indonesia masih sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat di wilayah pulau terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Data BI menunjukkan total uang kartal yang beredar saat ini mencapai sekitar Rp9.000 triliun dengan pertumbuhan per tahun mencapai 7-8 persen. Kebutuhan uang kartal bahkan melonjak signifikan pada hari besar keagamaan.

"Terutama kebutuhan uang kartal di Indonesia pada hari besar keagamaan, seperti lebaran pada tahun 2025, BI menyalurkan uang kartal sebesar Rp180 triliun," ungkap Anwar.

Anwar menegaskan bahwa menjaga ketersediaan uang rupiah di seluruh wilayah Indonesia dengan kuantitas dan kualitas terjaga merupakan tugas konstitusional BI berdasarkan UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Bank Indonesia diberikan amanat dan kewenangan penuh untuk melakukan pengelolaan rupiah, meliputi perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, serta pemusnahan rupiah. Semua ini dilakukan dengan misi utama menyediakan uang rupiah di seluruh wilayah NKRI.

"Penggunaan rupiah di seluruh NKRI merupakan hal penting dan strategis, karena rupiah bukan saja sebagai alat transaksi pembayaran, tetapi rupiah juga merupakan identitas dan alat pemersatu bangsa serta menjadi salah satu simbol kedaulatan bangsa," tegas Anwar.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 ini menunjukkan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memastikan akses masyarakat terhadap mata uang nasional, bahkan hingga ke pelosok wilayah terpencil di Indonesia.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :