Gangguan Distribusi Bahan Pokok, Stok Menipis dan Harga Sembako di Karimun Melonjak
Rakor terkait gangguan distribusi sembako di Karimun. (Foto: istimewa)
Karimun, Batamnews – Lantaran terjadinya gangguan distribusi bahan-bahan pokok ke Karimun, membuat harga mengalami kenaikan dan terjadinya penipisan stok barang.
Karimun yang bukan merupakan wilayah penghasil bahan pokok kini mengalami kekurangan atau menipisnya stok komoditi sembako.
Hal ini berdampak langsung pada harga-harga di pasaran yang mengalami kenaikan cukup signifikan.
Karimun bukan daerah penghasil, sehingga membutuhkan suplai dari luar untuk ketersediaan bahan pangan. Gangguan distribusi yang berasal dari Kota Batam menjadi salah satu penyebab utama permasalahan ini.
Untuk mencari solusi, rapat koordinasi digelar di ruang rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, pada Jumat (18/7/2025). Rapat ini dihadiri oleh Bea Cukai, Lanal TBK, kepolisian, Kodim 0317/TBK, pimpinan OPD terkait, BP Karimun, Karantina, Bulog, Pelindo, dan BUMD.
Dalam rapat tersebut, Bupati Karimun, Iskandarsyah, meminta Bea Cukai untuk memberikan kelonggaran.
"Persoalan yang kita hadapi ini harus dijadikan sebagai kebijakan yang menetap. Sehingga nantinya apabila ada perubahan pimpinan, aturan dan kebijakannya tidak berubah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan BC Karimun, Nanang Permana, menjelaskan bahwa persoalan utama ada di Batam.
"Aturan pelabuhan di sana yang hanya diperbolehkan untuk bongkar bukan untuk muat, sehingga hal ini tidak sesuai aturan. Kemudian ada permasalahan terkait sanitasi dari karantina," ucapnya.
Nanang menambahkan, untuk penerapan diskresi diperlukan rekomendasi tertulis dari Pemkab Karimun.
"Sebenarnya melanggar aturan yang kami buat sendiri. Diskresi ini harus untuk kepentingan Kabupaten Karimun. Karena beberapa kali kami menemukan barang-barang dari Batam dibawa ke Provinsi Riau, dan itu bertentangan dengan tujuan diskresi nantinya," ucapnya.
Sebagai alternatif sementara, hasil rakor memutuskan untuk menggunakan pelabuhan Punggur Kota Batam dalam proses muat untuk pengiriman barang ke Karimun.
Langkah ini diharapkan dapat memperlancar distribusi bahan pokok sehingga stok kembali stabil dan harga sembako di Karimun bisa terkendali.

Komentar Via Facebook :