Polairud Polda Kepri Tangkap Enam Perompak Sadis Bersenjata Api di Perairan Kepri

Polairud Polda Kepri Tangkap Enam Perompak Sadis Bersenjata Api di Perairan Kepri

Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Handono Subiakto. (Foto: Tommy Purniawan)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Jajaran Direktorat Polairud Polda Kepri berhasil mengungkap dan menangkap kawanan perompak yang selama ini meresahkan pelayaran di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri). Penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (9/7/2025) pagi oleh Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri.

Kawanan pelaku berjumlah enam orang dan dikenal cukup sadis dalam melancarkan aksinya. Mereka bahkan menggunakan senjata api rakitan untuk menakut-nakuti dan melumpuhkan korban. Dalam penangkapan itu, tim berhasil menyita sebuah pistol rakitan yang dibawa salah satu dari mereka.

"Dari kawanan pelaku ini juga ditemukan pistol rakitan dari salah seorang pelaku," ujar salah satu sumber Batamnews.co.id yang meminta agar namanya tidak dipublikasikan.

Menurut keterangan yang diperoleh, para pelaku menggunakan kapal cepat (speed boat) saat menjalankan aksi perompakan. Dari pemeriksaan awal, salah satu pelaku diketahui memiliki tubuh penuh tato dan diduga kuat merupakan otak dari komplotan tersebut.

Pria bertatto itu juga sudah sangat sering melakukan perompakan bersama kawanannya, bahkan saat ditanyai berapa kali beraksi selama ini ia lupa saking seringnya melakukan perompakan.

Penangkapan ini menjadi angin segar bagi masyarakat maritim dan pelaku usaha pelayaran yang sering melewati jalur laut di wilayah Kepri. Pasalnya, kawanan ini dikenal lihai dan kerap berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran aparat.

Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Handono Subiakto, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada timnya yang telah bekerja cepat dan sigap dalam mengamankan para pelaku.

"Benar ada kita amankan, tapi masih dalam proses pengembangan," kata Handono, yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Tulung Agung, Jawa Timur.

Kombes Handono menambahkan bahwa proses penyidikan dan pengembangan masih terus berjalan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dari komplotan ini. Pihak kepolisian juga sedang mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang masih buron atau berperan sebagai penadah hasil kejahatan laut mereka.

Dengan keberhasilan ini, Polairud Polda Kepri kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan laut dan memberantas kejahatan maritim demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :