Sosok Roslina, Majikan Intan yang Diduga Menyiksa ART Asal Sumba di Rumah Mewah Batam
Nama Roslina, seorang perempuan yang tinggal di kawasan elit Bukit Golf Residence, Sukajadi, Batam, kini menjadi sorotan setelah diduga menjadi pelaku penyiksaan terhadap Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) asal Loli Atas Bondo Maroto, Sumba Barat. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Nama Roslina, seorang perempuan yang tinggal di kawasan elit Bukit Golf Residence, Sukajadi, Batam, kini menjadi sorotan setelah diduga menjadi pelaku penyiksaan terhadap Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) asal Loli Atas Bondo Maroto, Sumba Barat.
Roslina dikenal sebagai penghuni lama di lingkungan perumahan elit tersebut. Dari luar, rumahnya tampak megah dan tertata, namun di balik temboknya, dugaan tindakan tidak manusiawi justru terjadi terhadap Intan yang bekerja di rumahnya hampir setahun terakhir.
Dipercaya, Tapi Justru Menyiksa
Menurut keterangan keluarga korban, Intan datang ke Batam dengan harapan membantu ekonomi keluarganya. Ia dipercaya bekerja di rumah Roslina, namun sejak awal, perlakuan majikannya sudah kasar.
“Setiap kesalahan kecil seperti lantai dianggap tidak bersih, adik saya langsung dipukul. Sapu, obeng, tangan, apa saja digunakan untuk melukai,” ungkap kakak korban, Anggraini, sambil menangis.
Selain kekerasan fisik, Roslina juga diduga melakukan kekerasan verbal. Intan sering dipanggil dengan kata-kata kotor seperti “anjing”, “babi”, hingga “lonte”. Selama bekerja, Roslina menyita ponsel Intan, sehingga korban benar-benar terisolasi dari dunia luar.
Polisi Periksa Roslina
Usai penyelamatan korban oleh warga Flobamora dan keluarga pada Minggu, 22 Juni 2025, Roslina sempat berada di rumah dan akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian. Sementara suaminya dilaporkan kabur saat upaya penyelamatan berlangsung.
Hingga kini, Roslina masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Barelang. Polisi belum memberikan informasi detail terkait pengakuannya, namun proses hukum tetap berjalan.
“Kami tengah mendalami keterangan dari majikan korban. Sejumlah bukti dan saksi sudah kami kumpulkan. Proses hukum kami pastikan berjalan adil,” tegas Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian.
Tetangga Tak Menyangka
Beberapa warga sekitar mengaku terkejut saat mendengar kasus kekerasan tersebut.
“Dari luar rumahnya biasa saja, tertutup. Tapi kami tidak pernah lihat Intan keluar rumah. Ternyata selama ini dia menderita,” ujar seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Mewah di Luar, Neraka di Dalam
Kasus ini kembali membuka mata publik bahwa kekerasan terhadap pekerja rumah tangga bisa terjadi di mana saja, bahkan di rumah-rumah yang tampak rapi dan mewah.
Roslina kini menghadapi proses hukum. Jika terbukti bersalah, ia terancam pasal berlapis terkait penganiayaan berat, kekerasan dalam rumah tangga, serta pelanggaran hak asasi manusia.
Sementara itu, korban Intan masih dirawat di RS Elisabeth Batam Kota, dengan kondisi fisik dan psikis yang perlahan mulai dipulihkan.

Komentar Via Facebook :