Identitas Mayat Pria di Jembatan 1 Barelang Terungkap, Karyawan PT Epson Batam
Muhammad Farhan
Batam, Batamnews – Identitas mayat pria yang ditemukan di bawah Jembatan 1 Barelang, Batam, pada Jumat, 6 Juni 2025 pagi akhirnya terungkap. Korban dikonfirmasi sebagai Muhammad Farhan, karyawan aktif PT Epson Batam.
Meski motif di balik kejadian ini masih belum diketahui, sejumlah unggahan di media sosial yang diduga berasal dari rekan-rekan kerjanya menyampaikan duka cita, disertai foto korban saat ditemukan.
Sesosok jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh warga di sekitar Jembatan 1 Barelang, Kecamatan Sagulung. Informasi awal menyebutkan bahwa korban diduga melakukan bunuh diri, namun kepolisian belum memastikan penyebab kematiannya.
Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan 1 Barelang, Diduga Karyawan PT Epson Batam
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan, membenarkan penemuan mayat tersebut. "Benar, ada laporan penemuan mayat di lokasi tersebut. Namun, penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk autopsi," jelasnya.
Beberapa akun media sosial yang diduga milik rekan kerja Farhan membagikan foto korban di lokasi kejadian, disertai ucapan belasungkawa. Salah satu unggahan menulis, "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga amal ibadahmu diterima, Farhan. Kami kehilangan salah satu rekan terbaik."
PT Epson Batam sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, sejumlah karyawan mengaku terkejut dengan kabar tersebut, mengingat Farhan dikenal sebagai pekerja yang tekun.
Baca juga: Usai Salat Maghrib, Warga Tiban Jadi Korban Begal: Luka Sabetan Pisau dan Motor Raib
Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk memeriksa rekam jejak aktivitas terakhir korban, kemungkinan motif, serta apakah ada unsur kejahatan. Keluarga korban telah dihubungi untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan spekulasi yang dapat mengganggu proses penyelidikan. "Kami meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi," tegas Rohandi.

Komentar Via Facebook :