Cerita Osman Sopir Mobil yang Ditabrak Truk Molen hingga Terbalik, Satu Keluarga Selamat
Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, Baloi Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Batam, Batamnews – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, Baloi Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebuah mobil minibus Daihatsu Sigra yang dikemudikan oleh Osman Dedelfa mengalami kecelakaan usai disenggol oleh truk molen berwarna putih biru yang langsung kabur dari lokasi kejadian.
Mobil tersebut mengangkut satu keluarga yang terdiri dari Osman sebagai sopir, istrinya, ibu mertuanya, dan dua anak balita. Mereka dalam perjalanan pulang dari Pantai Nongsa menuju kediaman mereka di kawasan Melcem.
"Mobil kami disenggol dari belakang oleh truk molen saat lewat sedikit setelah flyover Baloi. Mobil langsung terbalik dan sempat berputar. Sopir truknya tidak berhenti dan kabur begitu saja," ujar Osman kepada Batamnews.co.id.
Osman menjelaskan, posisi mobil saat itu benar-benar terbalik, bahkan dirinya sebagai sopir berada di bagian atas. Meski demikian, seluruh penumpang berhasil selamat. Ibu mertuanya mengalami luka gores di bawah mata, sementara dua balita yang ada di dalam mobil lolos tanpa cedera serius.
“Bayi saya dipeluk oleh istri saya, sementara si kakak dipeluk oleh ibu mertua saya. Alhamdulillah, mereka selamat,” ucap Osman, masih dalam keadaan syok.
Beberapa bagian mobil, terutama sisi samping belakang, mengalami kerusakan cukup parah. Badan kendaraan tampak penyok dan tergores, menunjukkan kerasnya benturan yang terjadi.
Setelah kecelakaan, pengendara lain yang melintas membantu keluarga Osman keluar dari mobil dan membalikkan kendaraan ke posisi semula. Sayangnya, tidak ada satu pun warga yang sempat mengejar atau mencatat pelat nomor truk molen yang kabur tersebut.
Sebelumnya, Osman sempat mengatakan kepada wartawan bahwa saat itu ia berangkat dari Sukajadi dan menuju Batu Ampar. Dugaan awal menyebut bahwa truk melaju dari arah yang sama dan tiba-tiba menyerempet kendaraan mereka tanpa memberi kesempatan menghindar.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas dan keberadaan truk molen pelaku tabrak lari tersebut belum diketahui. Pihak keluarga berharap aparat berwenang dapat segera mengusut dan menemukan pelaku untuk dimintai pertanggungjawaban.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan tanggung jawab di jalan raya, terlebih bagi pengemudi kendaraan besar yang melintasi kawasan padat lalu lintas di Batam.
Komentar Via Facebook :