Program Makan Bergizi Belum Merata di Seluruh Sekolah Batam, Ini Penjelasan Kadisdik

Program Makan Bergizi Belum Merata di Seluruh Sekolah Batam, Ini Penjelasan Kadisdik

Ilustrasi

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengungkapkan alasan belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di seluruh sekolah Kota Batam. Menurutnya, keterbatasan jumlah dapur yang tersedia menjadi kendala utama dalam perluasan jangkauan program ini.

"Sampai saat ini belum ada penambahan lagi. Penambahan serta jangkauan pelayanan disesuaikan dengan letak dapur," ungkap Tri saat ditemui di kantornya, Rabu, 24 April 2025.

Tri menjelaskan bahwa distribusi makanan bergizi harus memperhatikan radius antara dapur dengan sekolah penerima. "Karena radiusnya sudah diatur tidak boleh terlalu jauh dari dapur untuk menjaga kualitas makanan," jelasnya.

Menurut Tri, belum tersedianya dapur tambahan menjadi penyebab utama tidak meratanya program MBG di Kota Batam. "Badan Geospasial Nasional (BGN) masih melakukan verifikasi aktual administratif dan nyata ke semua calon mitra dapur," tambahnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah Kota Batam telah mengajukan usulan lahan kepada BGN melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mendukung pembangunan dapur umum tambahan. 

"Kami terus berkoordinasi dengan BGN agar mitra-mitra lainnya bisa memenuhi persyaratan operasional MBG di Batam. Dengan begitu, distribusi makanan akan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadan ini," kata Tri.

Tri menambahkan, antusiasme masyarakat, terutama pelaku UMKM, untuk berpartisipasi dalam program MBG sangat tinggi. Sejumlah UMKM telah mendaftar secara mandiri untuk menjadi bagian dari pelaksana program ini. 

"Target kita masih di angka 20 dapur. Namun, kemungkinan bisa bertambah karena alhamdulillah banyak UMKM yang mendaftar secara mandiri untuk bergabung. 

Hanya saja, mereka masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh BGN," jelas Tri.

Program MBG ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak usia sekolah, menekan angka stunting, dan sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam menyediakan makanan sehat dan bergizi.

Saat ini, tercatat 23 sekolah di Batam yang telah menerima manfaat program MBG, di antaranya SDN 005 Sekupang, SDN 004 Sekupang, SMP Negeri 16 Batam, SDN 009 Sei Beduk, TK Ar-Rasyid Sei Beduk, SDN 008 Sei Beduk, SDN 005 Sei Beduk, SD Miftahul Hasanah, SDN 008 Nongsa.

Selanjutnya SDN 002 Nongsa, SMP Putra Persada Nongsa, SDN 010 Bengkong, SDN 003 Bengkong, SMP Negeri 30 Batam, SDN 006 Bengkong, SMP Negeri 10 Batam, SDN 005 Batam Kota, SMP Negeri 6 Batam, SMP Negeri 31 Batam, SMP Negeri 12 Batam, SDN 007 Batam Kota, SDN 003 Batam Kota dan SD-IT Al-Farabi Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :