Polisi Buru Ayah Biologis Anak Korban Pencabulan di Rumah Pendeta Batam

Polisi Buru Ayah Biologis Anak Korban Pencabulan di Rumah Pendeta Batam

Ilustrasi

Nurjali

Batam, Batamnews - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang masih menyelidiki kasus pencabulan terhadap seorang korban berinisial S, yang diduga hamil akibat hubungan dengan seorang pendeta di Batam. 

Namun, berdasarkan penyelidikan dan keterangan saksi, pelaku pencabulan ternyata adalah mantan kekasih S berinisial F, yang saat ini masih dalam pelarian.  

Hal tersebut diungkapkan oleh Kanit PPA Polresta Barelang, Iptu Fransisca Febrina Siburian. Menurutnya, kasus ini bermula dari laporan Romo Paschal, pemilik Selter Theresa, pada Minggu, 16 Maret 2025 lalu. 

Baca juga: Bentrok dengan Warga Saat Clearing Lahan, 5 Karyawan PT Citra Tritunas Prakarsa Terluka

Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan pencabulan terhadap S, yang saat ini tengah mengandung dan akan segera melahirkan.  

"Karena kondisi S yang sudah akan melahirkan, ia didampingi untuk membuat laporan," jelas Fransisca, Senin, 12 April 2025 siang.  

Fransisca menjelaskan bahwa korban telah tinggal di rumah seorang pendeta berinisial Pz sejak berusia 6 tahun untuk membantu pekerjaan rumah tangga. Selama tinggal di sana, S diam-diam menjalin hubungan dengan seorang pria berinisial F. 

Keduanya kerap melakukan hubungan intim seperti suami-istri di dalam rumah Pz ketika sang pendeta tidak berada di tempat.  

"Mereka melakukan persetubuhan saat pemilik rumah sedang keluar," ujarnya.  

Saat hubungan intim terjadi, F berjanji akan bertanggung jawab dan membesarkan anak mereka kelak. Namun, ketika S diketahui hamil, F justru menghilang tanpa kabar.  

Baca juga: Seorang Ibu Rumah Tangga Nekat Adang Truk Tanah Hingga Nyaris Terkubur Hidup-hidup

"Begitu tahu korban hamil, kekasihnya (F) kabur dan tidak ada kabar lagi hingga saat ini," kata Fransisca.  

Melihat kondisi S yang semakin hamil besar, keluarga akhirnya menikahkannya dengan seorang calon suami yang mereka bawa. Pernikahan tersebut dilaksanakan pada Februari lalu.  

Fransisca menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini dan membantah isu yang menyebut pelaku pencabulan adalah seorang pendeta. Ia bahkan berencana melacak sumber pemberitaan yang menyebarkan informasi tersebut.  

"Kita masih selidiki siapa ayah biologis anak tersebut," tegasnya.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :