PWI Kepri Kembangkan Budidaya Ikan untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Anggota
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen menghidupkan kembali lahan kolam ikan terbengkalai di kawasan Marina, Batu Aji, Batam.
Batam, Batamnews - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan pemerintah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen menghidupkan kembali lahan kolam ikan terbengkalai di kawasan Marina, Batu Aji, Batam, menjadi lahan produktif.
Kolam budidaya ikan ini merupakan upaya PWI Kepri untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya sekaligus memanfaatkan potensi lokal.
Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menegaskan bahwa organisasi wartawan tidak hanya bertugas mencetak jurnalis kompeten, tetapi juga harus memperhatikan kesejahteraan anggotanya.
Baca juga: PMII Kepri Resmi Miliki Ketua Baru, Arie Rahmardani Kurniawan Pimpin Periode 2025-2027
Kolam ikan seluas 30 petak—terdiri dari 25 kolam karamba dan 5 kolam tanah—sebelumnya milik warga Laguna Regency, Fauzi, yang terbengkalai akibat ketidakseimbangan biaya pakan dan harga jual ikan.
"Fauzi meminta bantuan PWI Kepri untuk menghidupkan kembali kolam ini," ujar Renty, anggota Dewan Pakar PWI Kepri.
Denni Risman, pengurus PWI Pusat sekaligus anggota Dewan Pakar PWI Kepri, menjelaskan bahwa pengelolaan sebelumnya bergantung pada pakan pabrikan, sehingga biaya produksi membengkak.
"Kami akan membuat pakan alternatif dari bahan lokal seperti limbah sayur, ubi, daun singkong, dan limbah ikan pasar untuk menekan biaya sekaligus meningkatkan keuntungan," jelasnya.
Baca juga: HIPMI Karimun Gelar Forum Bisnis dan Berbagai Kegiatan Sosial
Sebagai langkah awal, PWI Kepri bersama warga sekitar melakukan pembersihan enceng gondok yang menutupi kolam pada Minggu, 14 April 2025. Kegiatan ini menjadi fondasi kolaborasi dalam pengelolaan berkelanjutan.
Melalui program ini, PWI Kepri tidak hanya fokus pada kesejahteraan anggota, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam secara produktif.
Komentar Via Facebook :