WNA Asal Singapura Meninggal Dunia Usai Tak Sadarkan Diri di Pelabuhan Batam Center
Penumpang Pelabuhan Internasional Batam Center, yang merupakan Warga Negara Asing asal Singapura SA (75) meninggal dunia. (Foto. istimewa).
Batam, Batamnews – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura berinisial SA (75) meninggal dunia setelah mendadak tak sadarkan diri di area kedatangan Pelabuhan Internasional Batam Center, Selasa, 1 April 2025 siang. Insiden ini terjadi hanya beberapa menit setelah korban tiba di Batam, dan sontak mengejutkan sejumlah penumpang dan petugas yang berada di lokasi.
Kejadian bermula sekitar pukul 12.00 WIB, tepat di depan mesin ATM pelabuhan, di mana SA tiba-tiba jatuh pingsan. Petugas pelabuhan yang menyaksikan kejadian tersebut dengan sigap memberikan pertolongan pertama dan segera membawa korban ke Ruang Karantina Kesehatan pelabuhan.
Namun, kondisi korban yang semakin kritis membuat pihak kesehatan pelabuhan memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Awal Bros guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Menurut laporan dari pihak syahbandar, SA tiba di Pelabuhan Batam Center menggunakan kapal MV. Majestic Supreme dari Singapura pada pukul 11.45 WIB. Insiden ini terjadi tak lama setelah kedatangannya, sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepala Pos Pelabuhan Internasional Batam Center, Bripka Raden Rama, membenarkan kejadian tersebut. "Iya, benar ada penumpang WNA Singapura yang meninggal. Awalnya pingsan di depan ATM pelabuhan, lalu dibawa ke rumah sakit Awal Bros, namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa penumpang tersebut meninggal dunia," ujar Bripka Rama saat dikonfirmasi oleh batamnews.co.id, Rabu, 2 April 2025.
Dari hasil pemeriksaan tim medis, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit yang kemungkinan menjadi penyebab meninggalnya di rumah sakit. Hingga saat ini, pihak berwenang masih berupaya menghubungi keluarga korban untuk proses lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi perhatian khusus bagi otoritas pelabuhan dalam meningkatkan fasilitas kesehatan darurat di area kedatangan, guna memberikan respons cepat bagi penumpang yang membutuhkan pertolongan medis.

Komentar Via Facebook :