Hujan Deras di Batam, Sampah Jadi Masalah Utama Penyebab Banjir

Hujan Deras di Batam, Sampah Jadi Masalah Utama Penyebab Banjir

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Sampah dan Saluran Drainase di Lokasi terjadi Banjir di ruang rapat Setdako Lantai 2 Kantor Walikota Batam, Jumat, 21 Maret 2025. 

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Sampah dan Saluran Drainase di Lokasi terjadi Banjir di ruang rapat Setdako Lantai 2 Kantor Walikota Batam, Jumat, 21 Maret 2025. 

Rapat yang dihadiri Deputi 7 Badan Pengusahaan (BP) Batam, Mouris Limanto menghasilkan kesepakatan akan melakukan normalisasi saluran drainase dan melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah.

"Rapat pada hari ini untuk menindaklanjuti terjadinya banjir di Kota Batam akibat curah hujan yang tinggi sejak 19-20 Maret. Yang mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang salah satunya kantor Camat Nongsa. Sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam memberikan arahan agar dilakukan rapat koordinasi untuk penanganan banjir ini," jelas Jefridin.

Sampah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir, karena saat hujan sampah tersebut mengakibatkan drainase tersumbat. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi atau himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan yang menyebabkan terjadinya penyumbatan.

Oleh karena itu akan dibuat surat edaran yang berisi imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Sedangkan solusi untuk menangani banjir di Kantor Camat Nongsa akan dilakukan pelebaran drainase.

"Akan dibuat tim di sembilan kecamatan agar dilakukan sosialisasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu normalisasi drainase akan tetap dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. Begitu juga dengan pembangunan drainase di Kantor Camat Nongsa akan dikerjakan pada tahun ini. Ini adalah langkah jangka pendek yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir banjir di Kota Batam," jelas Jefridin.

Deputi 7 Badan Pengusahaan (BP) Batam, Mouris Limanto menyampaikan dari pantauan di lapangan banjir tidak hanya disebabkan oleh sampah maupun penyempitan drainase. Namun juga disebabkan karena pasir yang tergerus yang menyebabkan terjadinya pendangkalan.

Pemerintah Kota Batam mengharapkan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air, untuk mencegah terjadinya banjir di masa mendatang. Dengan langkah-langkah yang telah direncanakan, diharapkan permasalahan banjir di Kota Batam dapat segera teratasi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :