Akses Jalan ke Pelabuhan Sei Tenam Rusak Parah Akibat Longsor, Warga Minta Perbaikan Segera

Akses Jalan ke Pelabuhan Sei Tenam Rusak Parah Akibat Longsor, Warga Minta Perbaikan Segera

Akses jalan menuju Pelabuhan Utama Sei Tenam, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Akses jalan menuju Pelabuhan Utama Sei Tenam, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Kondisi ini menyebabkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi menghambat aktivitas pelabuhan serta berdampak buruk terhadap perekonomian daerah.

Longsor yang terjadi di kilometer 5 ruas jalan menuju Pelabuhan Sei Tenam disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Selain faktor cuaca, kondisi jalan yang rawan longsor semakin diperburuk oleh minimnya perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

"Jalan ini sudah beberapa kali longsor. Padahal, ini merupakan akses utama menuju pelabuhan. Kami khawatir, jika tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin parah dan berdampak buruk pada aktivitas pelabuhan serta perekonomian daerah," ujar seorang pengguna jalan yang melintasi rute menuju Pelabuhan Sei Tenam.

"Kami berharap dinas PU provinsi segera mengambil tindakan darurat dengan mengerahkan alat berat untuk memperbaiki akses jalan ini. Harapannya bukan hanya perbaikan sementara, tetapi solusi jangka panjang agar jalan ini tidak lagi rawan longsor," tambahnya.

Kerusakan akses jalan menuju pelabuhan ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas anggaran pemeliharaan infrastruktur di Kabupaten Lingga. Mengingat jalan ini merupakan jalur vital, masyarakat berharap pengelolaan anggaran pembangunan dilakukan dengan lebih transparan dan tepat sasaran.

Kejadian ini juga memunculkan kekhawatiran terkait kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lingga. Sejumlah proyek jalan sebelumnya juga sempat menuai kritik karena dinilai tidak bermutu dan kurang tahan lama.

"Longsor ini seharusnya bisa diantisipasi. Ini menunjukkan ada kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan infrastruktur. Jika anggaran sudah ada, tetapi kualitas jalan tetap buruk, lalu di mana letak permasalahannya?" celoteh pengguna jalan lainnya.

Sebagai contoh, sebelumnya pembangunan akses jalan menuju Tugu Kahstulistiwa juga sempat menuai sorotan. Baru beberapa bulan diaspal, jalan tersebut sudah mengalami retak dan permukaannya bergelombang, sehingga menimbulkan kesan bahwa pengerjaan proyek tersebut tidak dilakukan dengan kualitas yang baik. Meski akhirnya diperbaiki oleh pihak pelaksana, masih ada kekhawatiran mengenai kualitas dan ketahanan jalan dalam jangka panjang.

Jika akses jalan menuju Pelabuhan Sei Tenam tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan dampaknya akan semakin luas. Selain mengganggu aktivitas transportasi dan distribusi barang, hal ini juga bisa menurunkan daya saing pelabuhan serta memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan provinsi segera turun tangan dan memastikan perbaikan dilakukan dengan standar yang baik serta berkelanjutan. Infrastruktur yang berkualitas tidak hanya mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi faktor utama dalam menunjang pembangunan dan kesejahteraan di Kabupaten Lingga.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :