Polda Kepri Terima Kunjungan Kerja MKD DPR RI, Perkuat Sinergi Penegakan Etika dan Hukum
Polda Kepri Terima Kunjungan Kerja MKD DPR RI di Gedung Lancang Kuning, Polda Kepri, Rabu (05/03/2025). (Foto: istimewa).
Batam, Batamnews - Polda Kepulauan Riau (Kepri) menerima kunjungan kerja dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI dalam rangka sosialisasi serta memperkuat sinergi antara DPR dan Polri. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lancang Kuning (GLK) Polda Kepri, Rabu, 5 Maret 2025 ini bertujuan untuk menegakkan etika anggota DPR sekaligus membangun koordinasi dalam penegakan hukum dan ketertiban.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, yang didampingi Irwasda Polda Kepri, Kombes Pol Sri Satyatama, serta para pejabat utama Polda Kepri. Sementara itu, delegasi MKD dipimpin oleh Wakil Ketua MKD, Agung Widyantoro, bersama Wakil Ketua MKD, R.H. Imron Am In, dan sejumlah anggota MKD lainnya, termasuk H. Hasan Basri Agus, Fadholi, Tommy Kurniawan, dan H. Adang Daradjatun.
Irjen Pol Asep Safrudin mengapresiasi kunjungan MKD ke Bumi Segantang Lada dan menegaskan pentingnya kerja sama antara DPR dan Polri.
Baca juga: HUT Ke-20 Polda Kepri, Polres Lingga Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga KAT di Sungai Buluh
"Kami mengucapkan selamat datang di Provinsi Kepulauan Riau. Semoga kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga semakin memperkokoh kerja sama dalam menjalankan tugas dan kewenangan masing-masing. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita dapat menciptakan pemahaman yang lebih mendalam serta membangun komitmen bersama dalam menjaga ketertiban, menegakkan hukum, dan memastikan integritas dalam setiap aspek pelaksanaan tugas demi kepentingan bangsa dan negara," ujar Kapolda Kepri, Kamis, 6 Maret 2025.
Sementara itu, Wakil Ketua MKD, Agung Widyantoro, dalam paparannya menegaskan bahwa MKD memiliki peran penting dalam menjaga kehormatan DPR dan anggotanya.
"MKD bertugas memastikan bahwa anggota DPR tetap menjunjung tinggi etika dan integritas. Namun, mengingat jumlah anggota DPR yang mencapai lebih dari 580 orang dengan latar belakang yang beragam, MKD tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, kerja sama dan sinergi dengan lembaga lain, termasuk Polri, menjadi sangat penting. MKD dapat diibaratkan seperti satuan kerja Propam di kepolisian, yang terlebih dahulu menangani permasalahan internal sebelum melibatkan pihak lain," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, H. Adang Daradjatun menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap tahanan guna mencegah insiden yang dapat mencoreng citra Polri.
"Insiden-insiden yang terjadi di dalam tahanan harus menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di masa mendatang. Saat ini, Polri berada dalam sorotan publik, khususnya di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret untuk menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas. Masyarakat menaruh harapan besar pada Polri untuk dapat menjalankan fungsinya dengan transparan, adil, dan sesuai prinsip hak asasi manusia," tegas Adang.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan plakat penghargaan sebagai simbol sinergi erat antara MKD DPR RI dan Polda Kepri. Diharapkan, pertemuan ini semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara kedua institusi dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya, demi kepentingan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara.
Dengan adanya sinergi yang lebih kuat, diharapkan Polri dan DPR dapat bersama-sama menjaga integritas, transparansi, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas masing-masing, sehingga kepercayaan publik terhadap kedua institusi ini semakin meningkat.

Komentar Via Facebook :