Pengunjung Taman Hijau Depan RSUD Muhammad Sani Dikejutkan oleh Temuan Mayat Pria dengan Kaki Terlipat
Pengunjung Taman Hijau di depan RSUD Muhammad Sani dikejutkan oleh penemuan seorang pria paruh baya dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa sore, 4 Maret 2025.
Batamnews, Karimun - Pengunjung Taman Hijau di depan RSUD Muhammad Sani dikejutkan oleh penemuan seorang pria paruh baya dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa sore, 4 Maret 2025.
Peristiwa ini pertama kali diketahui ketika seorang warga menemukan korban pada pukul 14.40 WIB. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak di tangga taman dengan posisi kaki terlipat, mulut mengeluarkan darah, dan kepala berada di atas anak tangga.
Kejadian ini langsung menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas di sekitar lokasi. Polisi yang menerima laporan segera bergerak cepat dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan garis polisi.
Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Hutan Bakau Pulau Mudu
Kapolsek Meral, AKP Adi Chandra, menyatakan, "Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan penyebab kematian. Sementara itu, identitas korban masih dalam proses penyelidikan."
Saat pertama kali ditemukan, korban berada dalam kondisi kaki terlipat, mulut mengeluarkan darah yang sudah mulai mengering, dan kepala terletak di atas anak tangga taman. "Mulutnya mengeluarkan darah, tetapi sudah mulai mengering," tambah Kapolsek.
Di sekitar lokasi penemuan, polisi menemukan beberapa barang, antara lain satu botol air mineral dan sejumlah uang tunai.
"Kami juga menemukan dompet, tetapi tidak ada identitas di dalamnya. Berdasarkan keterangan warga, korban sering terlihat di sekitar taman ini," ujar Kapolsek.
Baca juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Hutan Bakau Pulau Sungkup Karimun
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematiannya. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Identitas korban dan penyebab kematiannya masih dalam proses pemeriksaan," pungkas AKP Adi Chandra.

Komentar Via Facebook :