Polda Kepri dan Aliansi BEM Gelar Bakti Sosial Menyambut Ramadhan 2025
Polda Kepri bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kepri menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) Polri Presisi 2025.
Batam, Batamnews - Menyambut bulan suci Ramadhan, Polda Kepri bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kepri menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) Polri Presisi 2025.
Acara ini berlangsung di Gedung Technopreneur Politeknik Negeri Batam pada Kamis, 27 Februari 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM, kelompok Cipayung Plus, serta sejumlah OKP di Kepri. Dalam acara tersebut, sejumlah paket sembako dibagikan kepada perwakilan masing-masing organisasi.
Baca juga: Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadhan 2025 di Batam, Pemerintah Lakukan Sidak ke Pasar
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan pemuda dalam menjaga kondusivitas wilayah dan upaya bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan.
"Tujuan kegiatan ini adalah bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau, agar masyarakat, terutama umat muslim, dapat menjalankan ibadah dengan baik," ujar Asep.
Aliansi BEM yang hadir terdiri dari Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Politeknik Negeri Batam, Universitas Putra Batam, Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibnu Sina, dan Universitas Ibnu Sina.
Sementara itu, kelompok Cipayung Plus diwakili oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Selain itu, hadir pula KNPI Kepri dan BEM SI Kerakyatan Sumbagut.
Baca juga: Kantor Imigrasi Batam Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sambut Ramadan
Koordinator BEM SI Kerakyatan Sumbagut, Respati Hadinata, mengatakan bahwa mahasiswa selama ini berkolaborasi dengan Polda Kepri dalam bentuk koordinasi dan komunikasi agar kondusivitas Gerakan Mahasiswa terukur tanpa ada 'orderan'.
"Acara hari ini merupakan komitmen Polda Kepri peduli dengan masyarakat, terutama mahasiswa," katanya.
Namun, ia menekankan bahwa mahasiswa akan tetap mengawal isu-isu yang ada di Kepri dengan cara-cara yang elegan. Di kesempatan yang sama, Ketua DPD IMM Kepri, Adnan Fadli, yang mewakili kelompok Cipayung Plus, menyambut baik kegiatan ini.
"Ke depan, kami Cipayung Plus akan bersinergi dengan pemerintah dalam hal positif dengan tetap menjaga akal sehat kami dalam memberikan kritik kepada pemerintah demi bangsa Indonesia yang lebih baik," ujarnya.
Saat ditanyakan bagaimana Cipayung Plus akan mengawal isu-isu di Kepri ke depannya, Adnan enggan menjawab.
"Nantilah yaa dibahas, saat ini masih ada agenda ini," katanya mengakhiri wawancara.

Komentar Via Facebook :