PT. GTS Tidak Hadir, Komisi IV DPRD Batam Gelar Rapat Tertutup Bahas Gaji Pekerja Galangan Kapal
Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan pekerja galangan kapal dan PT Bintang Inti Persada Shipsyard (BIS).
Batam, Batamnews - Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan pekerja galangan kapal dan PT Bintang Inti Persada Shipsyard (BIS) pada Rabu, 26 Februari 2025.
Rapat ini membahas dugaan tidak dibayarkannya gaji pekerja oleh PT Global Tirta Sinergi (GTS), yang merupakan subkontraktor dari PT BIS.
Meski awalnya diumumkan sebagai rapat terbuka, awak media dilarang masuk ke dalam ruang rapat. Seorang staf yang berjaga di pintu depan menyatakan bahwa RDP tersebut bersifat tertutup untuk media.
"Maaf, sebelumnya dapat arahan dari pimpinan, rapat ini tertutup untuk media," ujar staf tersebut.
Akibatnya, wartawan hanya diperbolehkan mengambil gambar dari luar ruangan, itupun dalam waktu yang sangat singkat.
Momen ini sempat mendapat respons dari perwakilan perusahaan yang hadir dalam RDP. Seorang wanita terlihat menunjuk ke arah awak media sambil berkata, "Itu ada yang rekam-rekam pak dari luar."
Tak lama kemudian, wartawan dipanggil masuk dan diberikan penjelasan singkat. Pimpinan rapat, Dandis, menjelaskan, "Inilah, PT GTS ini sudah lari orangnya. Mainkontraktor ini mau tolongin, mau menolong sisa pekerjaannya."
Dandis menambahkan bahwa RDP awalnya direncanakan terbuka, namun karena perwakilan PT GTS tidak hadir, rapat akhirnya dibatasi.
"Iya, terbuka. Saya pikir ada GTS-nya, tapi nggak ada. Kalau GTS-nya ada, ini terbuka," jelasnya.
Baca juga: Ketua Umum Pemuda Pancasila Diperiksa KPK 7 Jam Terkait Dugaan Gratifikasi dan TPPU Rita Widyasari
Setelah penjelasan singkat tersebut, awak media kembali menunggu di luar ruangan hingga rapat selesai. RDP ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Batam beserta anggota, perwakilan PT BIS, dan para pekerja galangan kapal yang merasa hak mereka belum dipenuhi.
Hingga berakhirnya rapat, tidak ada wartawan yang diperbolehkan meliput secara langsung di dalam ruangan. RDP ini pun digelar secara tertutup tanpa kehadiran media.

Komentar Via Facebook :