Disnaker Batam Minta Warga Daftar Lowongan Kerja Resmi, Supaya Tidak Tertipu

Disnaker Batam Minta Warga Daftar Lowongan Kerja Resmi, Supaya Tidak Tertipu

Kepala Bidang Pembinaan Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Batam, Isra Wira.

Nurjali

Batam, Batamnews - Menanggapi kasus penipuan lowongan kerja di salah satu perusahaan industri di Batam, Disnaker Kota Batam mengimbau pencari kerja untuk lebih berhati-hati dan memastikan keabsahan informasi sebelum melamar pekerjaan.

Kepala Bidang Pembinaan Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Batam, Isra Wira, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan perusahaan untuk memastikan validitas lowongan kerja yang beredar.

"Terkait hal itu medsos merupakan media yang ampuh dalam memberikan dan mendapatkan informasi. Disnaker Kota Batam selalu berkoordinasi dan menjalin hubungan yang baik kepada para pemberi kerja, HRD, dalam memberikan informasi lowongan pekerjaan. Informasi yang disampaikan akan diteruskan melalui Instagram @pasarkerjabatam," ujar Wira, Senin, 24 Februari 2025.

Baca juga: 301 Pelamar PPPK di Karimun Ajukan Sanggahan Hasil Seleksi Administrasi Tahap 2

Ia juga mengingatkan pencari kerja agar tidak mudah percaya dengan tawaran kerja yang meminta sejumlah uang.

"Jangan terlalu percaya, datang ke kantor. Kami juga tanya ke PT kalau semisal ada lowongan kerja, betul nggak ini. Kalau ada, silakan perusahaan memberitahukan kepada kami," sambungnya.

Sebagai langkah pencegahan, Disnaker Batam juga memiliki aplikasi SIMNAKER yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan informasi akurat mengenai lowongan pekerjaan.

"Kami ada aplikasi Simnaker ya. Jadi jangan terlalu percaya dengan informasi yang seperti itu, bisa datang ke kantor juga untuk tanya, meminimalisir agar tidak tertipu," kata dia.

Baca juga: Kapolda Kepri Ngopi Bareng dengan Media, Pererat Sinergi untuk Keamanan dan Transparansi Informasi

Sebelumnya, ratusan calon pekerja di Batam menjadi korban penipuan lowongan kerja fiktif yang didalangi dua calo berinisial S dan H. 

Mereka mengaku sebagai Supervisor dan HRD di sebuah perusahaan, lalu meminta biaya Rp 1 juta per orang dengan janji pekerjaan yang ternyata tidak ada. Kasus ini kini sedang ditangani Satreskrim Polresta Barelang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :