TPA Batam Kewalahan! Keterbatasan Buldozer Hambat Proses Pengolahan Sampah
Sekretaris Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Anwar Anas. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Batam menjadi sorotan serius. Sekretaris Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Anwar Anas mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini sedang melakukan gotong royong untuk mengatasi penumpukan sampah yang sudah mencapai tingkat mengkhawatirkan di beberapa lokasi.
"DLH sejatinya sedang bergotong royong secara menyeluruh. Mereka fokus pada area-area yang kondisi sampahnya sudah menumpuk parah," jelas Anas dalam keterangannya.
Namun, upaya penanganan sampah tersebut terkendala oleh keterbatasan armada. Anas menyampaikan kabar baik bahwa penambahan armada baru direncanakan akan tiba dalam waktu dekat.
"Mudah-mudahan di bulan Februari atau Maret ini sudah ada armada baru untuk mempercepat pengangkutan sampah," ujarnya.
Baca juga: DLH Karimun Bersihkan Tumpukan Sampah di Sejumlah TPS, Target Angkut 58 Ton
Persoalan utama juga terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), di mana jumlah buldozer yang beroperasi sangat terbatas. Kondisi ini menyebabkan proses pengolahan sampah menjadi tidak efisien.
"Di TPA, ketika sampah dikeluarkan dari bak, harus menunggu untuk didorong karena keterbatasan unit buldozer yang beroperasi," terang Anas.
Akibatnya, produktivitas pengangkutan sampah menurun drastis.
"Yang biasanya bisa beberapa trip dalam sehari, kini hanya bisa satu trip. Inilah yang menjadi akar permasalahan," tambahnya.

Komentar Via Facebook :