Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Bintan-Lingga Nelayan Tradisional Diimbau Waspada

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Bintan-Lingga Nelayan Tradisional Diimbau Waspada

Nelayan tradisional saat memperbaiki perahu untuk melaut.

Nurjali

Bintan, Batamnews – Nelayan tradisional di wilayah perairan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi. 

Imbauan ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di laut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bintan, Ramlah, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini ditandai dengan angin kencang yang terkadang disertai hujan sedang hingga lebat. 

Baca juga: Alfamart Gelar Edutrip di Bintan, Siswa SDN 003 Teluk Sebong Belajar Sambil Berbelanja

"Kami mengingatkan seluruh nelayan Bintan untuk waspada terhadap cuaca ekstrem berupa angin kencang, yang terkadang disertai hujan lebat," ujar Ramlah pada Kamis, 30 Januari 2025.

Ramlah menekankan pentingnya bagi nelayan tradisional untuk tidak melaut terlalu jauh dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia mengkhawatirkan bahwa angin kencang dapat datang secara tiba-tiba dan memicu gelombang tinggi yang sulit diprediksi. 

"Angin kencang itu bisa memicu gelombang tinggi yang tidak dapat diprediksi kapan datangnya. Sehingga kita harus tetap waspada," tambahnya.

Selain itu, Ramlah juga mengingatkan para nelayan untuk selalu membawa alat keselamatan saat melaut. 

Beberapa alat keselamatan yang dianjurkan antara lain life jacket (jaket pelampung) dan radio monitor. Alat-alat tersebut diharapkan dapat membantu nelayan dalam menghadapi situasi darurat di laut.

Imbauan ini disampaikan sebagai upaya preventif untuk menjaga keselamatan para nelayan tradisional yang masih mengandalkan perahu kecil dan peralatan sederhana dalam mencari nafkah. 

Baca juga: Pengurus KNPI Kecamatan se-Kabupaten Bintan Dilantik

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kesiapan, diharapkan risiko kecelakaan atau musibah di laut dapat diminimalisir.

BPBD Kabupaten Bintan juga akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat, khususnya para nelayan, agar dapat mengambil langkah-langkah antisipatif yang diperlukan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :