Empat Warga Malaysia Tewas Usai Hadiri Konser Tahun Baru di Sunway Lagoon

Empat Warga Malaysia Tewas Usai Hadiri Konser Tahun Baru di Sunway Lagoon

Tangkapan layar konser Pinkfish di Malam tahun baru.

Nurjali

Malaysia, Batamnews – Empat warga Malaysia dilaporkan meninggal dunia setelah menghadiri konser malam Tahun Baru di Sunway Lagoon, Selangor, pada Rabu, 1 Januari 2025. Keempat korban diduga mengonsumsi obat-obatan terlarang jenis ekstasi, seperti dilansir dari CNA. 

Polisi masih menunggu hasil laporan toksikologi untuk memastikan penyebab kematian. Selain itu, tiga orang lainnya yang menunjukkan gejala serupa sedang menjalani perawatan di rumah sakit, dengan dua di antaranya berada dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif.

Ketujuh korban diketahui menghadiri acara Pinkfish Countdown 2024, yang digelar di Pantai Surf Sunway Lagoon pada 31 Desember 2024. Mereka datang secara terpisah, baik bersama teman maupun keluarga. 

Baca juga: Polisi Singapura Tanggapi Insiden Nelayan Indonesia di Batam yang Masuk Perairan Teritorial Singapura

Pihak kepolisian menerima laporan terkait korban dari dua rumah sakit setempat. Hingga kini, enam saksi telah dimintai keterangan. Penyelenggara konser serta teman-teman korban juga akan dipanggil untuk membantu proses penyelidikan.

Polisi menyatakan bahwa mereka tengah menyelidiki kemungkinan adanya unsur kriminal, termasuk potensi keracunan massal. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau bukti terkait untuk segera melapor. 

Sementara itu, video yang beredar di media sosial, termasuk TikTok dan X, menunjukkan situasi panik di lokasi, dengan beberapa orang terlihat pingsan dan dibawa menggunakan tandu.

Meski insiden tragis ini terjadi di luar lokasi konser, penyelenggara acara, Pinkfish Management, menyatakan komitmennya untuk bekerja sama penuh dalam penyelidikan. 

Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa keselamatan peserta dan staf selalu menjadi prioritas utama. 

Menurut Pinkfish Management, langkah-langkah keamanan telah diterapkan selama acara, termasuk melibatkan lebih dari 100 personel keamanan, polisi, serta unit K9 di semua pintu masuk untuk memastikan keamanan para pengunjung.

Baca juga: Muhammad Rudi: Flyover Sungai Ladi Tetap Jadi Identitas Batam

Tragedi ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat. Banyak pihak menyerukan peningkatan pengawasan terhadap peredaran narkoba di acara-acara publik, terutama yang melibatkan ribuan peserta. 

Polisi berjanji akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan untuk mengungkap fakta di balik insiden yang merenggut nyawa ini. 

"Keselamatan publik adalah prioritas kami, dan kami tidak akan membiarkan siapa pun lolos dari tanggung jawab hukum jika ditemukan unsur kriminal," tegas seorang juru bicara kepolisian Selangor. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :