Akses Jembatan Pasar Kawal-Kangka Terhambat Akibat Longsor

Akses Jembatan Pasar Kawal-Kangka Terhambat Akibat Longsor

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bintan, Wan Afandi meninjau langsung lokasi longsor di jembatan.

Nurjali

Bintan, Batamnews – Akses Jembatan Pasar Kawal-Kangka di Kecamatan Gunung Kijang terhambat akibat longsor yang merusak salah satu badan jalan. Untuk sementara, masyarakat yang biasa menggunakan jalur ini diminta untuk melewati jalur alternatif.

Merespons kondisi tersebut, Bupati Bintan, Roby Kurniawan, bergerak cepat dengan menginstruksikan OPD terkait untuk segera tanggap dan turun ke lokasi. 

Saat ini, pemasangan plat penutup badan jalan sementara tengah dilakukan sebagai solusi darurat.

Kepala Dinas Perhubungan Bintan, M. Insan Amin, menjelaskan bahwa kerusakan jembatan sudah cukup parah dengan amblesnya kedua lajur. 

Baca juga: Tahukah Anda? Nongkrong Tetap Jadi Tren di Kalangan Gen Z, Ini Ide Outfit Keren untuk Mereka

Sebagai langkah awal, telah dipasang plang peringatan dan road barrier untuk keselamatan pengguna jalan. Selain itu, Dishub bersama Diskominfo Bintan juga menyiapkan flyer untuk memberikan informasi pengalihan arus lalu lintas kepada masyarakat.

“Keseluruhan badan jalan saat ini ditutup untuk kendaraan roda empat dan kendaraan besar lainnya. Namun, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas dengan pengaturan lalu lintas oleh petugas di lapangan,” jelas Insan Amin.

Bupati Roby Kurniawan, yang dihubungi pada Selasa, 31 Desember 2024, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mengarahkan OPD terkait untuk bekerja di lapangan. 

“Tim sudah turun ke lokasi dan saat ini sedang bekerja. Informasi terakhir, plat sementara akan segera dipasang agar jalan bisa dilalui kembali,” ujarnya.

Roby juga meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bintan, Wan Afandi, untuk terus berkoordinasi dengan Satker PJN (Pelaksanaan Jalan Nasional) Wilayah I Kepri. 

Hal ini penting mengingat jalan tersebut berstatus sebagai jalan nasional. Saat meninjau lokasi, Wan Afandi menargetkan bahwa pemasangan plat penutup badan jalan dapat selesai pada hari ini sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.

Namun, Wan Afandi mengingatkan bahwa kendaraan besar yang nantinya diperbolehkan melintas akan dibatasi berdasarkan tonase tertentu untuk menjaga daya tahan jembatan sampai perbaikan permanen dilakukan. 

Baca juga: Wamenpar Ni Luh Puspa: TIC Bintan Jadi Simbol Branding 'Wonderful Indonesia'

“Kerusakan ini sudah masuk dalam rencana kerja Satker PJN Wilayah I Kepri untuk diperbaiki pada tahun 2025. Prosesnya akan melewati mekanisme yang berlaku. Untuk sementara, masyarakat diimbau tetap berhati-hati,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa percepatan perbaikan akan terus diupayakan melalui komunikasi intensif. “Secepatnya kami komunikasikan agar proses bisa berjalan lebih lancar,” jelas Wan Afandi.

Bupati Roby Kurniawan turut mengapresiasi langkah cepat Satker PJN Wilayah I Kepri yang telah bersinergi dengan pemerintah daerah untuk turun langsung ke lokasi. 

Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi keberlanjutan pembangunan dan pemeliharaan aset infrastruktur di Bintan.

Masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Sementara itu, pemerintah terus berupaya agar akses jalan dapat segera pulih dan berfungsi secara optimal.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :