Rutan Karimun Manfaatkan Hutan Mangrove untuk Budidaya Kepiting Bakau, Libatkan Warga Binaan

Rutan Karimun Manfaatkan Hutan Mangrove untuk Budidaya Kepiting Bakau, Libatkan Warga Binaan

Lahan hutan mangrove di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dimanfaatkan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjungbalai Karimun untuk menjalankan program budidaya kepiting bakau. (Foto: Edo/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Lahan hutan mangrove di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dimanfaatkan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjungbalai Karimun untuk menjalankan program budidaya kepiting bakau. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Rutan Karimun dan sejumlah koperasi baik lokal maupun internasional.

Sejumlah koperasi yang terlibat antara lain Koperasi Banhun Ekonomi Maritim Kepri, Koperasi Angkasa (Malaysia), Koperasi Gerak Keris, Koperasi Keitaro Japan Automatic Johor Berhad, dan Koperasi Alumni 40 Negeri Johor Berhad.

Dalam kerja sama ini, Rutan Karimun bertugas menyiapkan lahan dan sumber daya manusia (SDM) yang akan terlibat dalam proses budidaya. Pada kegiatan ini, sebanyak 100 ekor Kepiting Bakau turut dilepaskan dan akan dibudidaya di lahan Hutan Mangrove milik Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun.

Baca juga: Banjir Rob Rendam Wilayah Pesisir Karimun, Warga Diminta Waspada

Kepala Rutan Karimun, Arjiunna, mengungkapkan harapannya agar program ini dapat menjadi sarana pelatihan bagi warga binaan. 

"Melalui kerja sama ini, kami berharap warga binaan memiliki kemampuan dalam budidaya kepiting bakau. Keterampilan ini nantinya bisa menjadi modal berharga setelah mereka selesai menjalani masa pidana," kata Arjiunna.

Selain itu, ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya wisatawan terhadap pentingnya ekosistem mangrove.

Sebelum penebaran benih, Kepala Rutan dan tamu undangan berkesempatan meninjau area hutan mangrove. Mereka berjalan di atas jembatan mangrove yang telah dibangun sejak awal tahun lalu.

Baca juga: 16 Napi Rutan Karimun Terima Remisi Natal, Mayoritas Kasus Narkoba

Arjiunna juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini. 

"Kami berterima kasih atas perhatian yang telah diberikan kepada kawasan mangrove di Rutan Karimun sebagai lokasi budidaya kepiting bakau. Semoga kepiting yang kita budidayakan di sini dapat berkembang biak dengan baik, memenuhi kebutuhan pangan, dan menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Karimun," ucapnya.

Program ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi warga binaan serta masyarakat di sekitar Kabupaten Karimun.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :