Golput Unggul di TPS Amsakar, Paslon Ansar-Nyanyang Menang Tipis atas Rudi-Rafiq

Golput Unggul di TPS Amsakar, Paslon Ansar-Nyanyang Menang Tipis atas Rudi-Rafiq

Hasil penghitungan suara pasangan calon di TPS Amsakar Ahmad memilih.

Nurjali

Batam, Batamnews – Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 02, Ansar-Nyanyang, unggul tipis atas Paslon nomor urut 01, Rudi-Rafiq, dalam penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Amsakar Achmad, Kompleks Perumahan KDA, Kota Batam. 

Meski demikian, jumlah warga yang tidak menggunakan hak pilihnya (golput) justru melampaui perolehan suara sah kedua paslon.

Berdasarkan hasil penghitungan suara di TPS 18 tersebut, Ansar-Nyanyang berhasil meraih 149 suara, sementara Rudi-Rafiq memperoleh 137 suara. 

Baca juga: Sambut Pilkada 2024, Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Situasi Kondusif

Dengan demikian, total suara sah yang terkumpul di TPS ini sebanyak 289 suara dari 583 daftar pemilih tetap (DPT). Namun, jumlah warga yang tidak memberikan suara mencapai 294 orang, atau sekitar 50,5 persen dari total pemilih yang terdaftar.

Fenomena tingginya angka golput di TPS ini mencerminkan rendahnya partisipasi pemilih, meskipun lokasi TPS berada di kawasan strategis dan dekat dengan komunitas masyarakat perkotaan. 

Dari total DPT, hanya 49,5 persen yang menggunakan hak pilihnya, sementara lebih dari separuh atau 50,5 persen memilih untuk tidak hadir di TPS.

Tingginya angka golput ini mengundang perhatian para pengamat politik. Menurut beberapa ahli, fenomena ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya pemilu, rasa apatis terhadap para kandidat, atau kendala teknis yang membuat pemilih tidak dapat hadir di TPS.

Angka golput yang tinggi di kawasan perkotaan seperti Batam dapat menjadi indikasi tantangan bagi penyelenggara pemilu dan pasangan calon untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi. 

Padahal, partisipasi pemilih yang tinggi merupakan salah satu indikator keberhasilan pemilu yang demokratis.

Dengan hasil ini, baik pasangan Ansar-Nyanyang maupun Rudi-Rafiq menghadapi tugas berat untuk merebut hati pemilih yang belum menentukan pilihan, terutama mengingat suara golput yang begitu dominan. 

Baca juga: Cuaca Hujan, Rocky Marciano Bawole Tetap Nyoblos di TPS 003 Karimun

Strategi kampanye yang lebih inklusif dan komunikatif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menggunakan hak pilih mereka.

Meski Ansar-Nyanyang unggul tipis di TPS ini, keberhasilan mereka belum tentu mencerminkan hasil keseluruhan pemilu. 

Di sisi lain, fenomena golput yang mendominasi di kawasan strategis seperti Kompleks Perumahan KDA menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemilu dan pendekatan kampanye pasangan calon.

Dengan pemilu yang masih berlangsung, para kandidat diharapkan terus menggencarkan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, sehingga demokrasi di Kepri dapat berjalan lebih baik dan inklusif.

Dari 598 surat suata yang diterima 583 digunakan. 289 yang mnggunakan hak suara, dan 294 tidak menggunakan hak suara. 

"Kami sudah berusaha memberitahuakn kepada warga hingga lewat wa, jadi sekitar 48% yang hanya menggunakan hak suaranya," ungkap purmanto ketua KPPS TPS 18 . 

Untuk gubernur Ansar-Nyanyang 149 dan Rudi-Rafiq 137 dengan 3 surat tidak sah. Untuk Walikota Amsakar-Li Claudia 176 dan Nuryanto-Hardi 107 dengan 6 surat suara tidak sah.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :