Baliho Dua Paslon Bupati Karimun Dirusak, Tim Kampanye Laporkan ke Bawaslu

Baliho Dua Paslon Bupati Karimun Dirusak, Tim Kampanye Laporkan ke Bawaslu

Dua baliho milik paslon firman-ery dan paslon Bakti-Raja dirusak. (Foto: FB/Ery Suandi)

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Dua pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Karimun mengalami insiden perusakan alat peraga kampanye (APK) atau baliho yang diduga dilakukan oleh oknum tak dikenal. Paslon yang menjadi korban perusakan baliho adalah pasangan nomor urut 2, Muhammad Firmansyah dan Ery Suandi, serta pasangan nomor urut 3, Bakti Lubis dan Raja Bakhtiar.

Pengrusakan paling banyak terjadi di wilayah Pulau Kundur, di mana puluhan baliho dirusak secara sengaja. Calon Wakil Bupati nomor urut 2, Ery Suandi, mengonfirmasi bahwa baliho milik mereka dirusak di sejumlah titik, termasuk dari Sawang hingga Selat Belia.

"Kalau jumlahnya ada puluhan, seperti dari Sawang sampai Selat Belia, baliho kita dirobek," ujar Ery.

Untuk tindakan pengrusakan baliho itu, pihaknya telah melaporkan pada pihak yang bertanggungjawab dalam mengatasi masalah tersebut. "Kalau dilaporkan sudah, sesuai dengan aturan silahkan diproses. Tapi kalau untuk saya pribadi, itu tidak masalah, biarkan sajalah," ucapnya.

Baca juga: Firman-Ery Rela Tinggalkan Zona Nyaman Demi Mengabdi untuk Masyarakat Karimun

Sebab, dengan dilakukannya pengrusakan yang dilakukan terhadap baliho itu, Ery menilai bahwa merupakan tindakan yang memang tidak seharusnya dilakukan.

"Jadi, masyarakat juga bisa menilai hasilnya itu. Jadi tidak usah kita balas dengan merobek robek juga," kata Cawabub nomor urut 2 tersebut.

Sementara itu, pengrusakan APK juga dialami pasangan Bakti-Raja. Dimana, lokasi pengrusakan juga terjadi wilayah pulau Kundur. Yang mana, ada 18 baliho dirusak sengaja oleh oknum yang diduga dilakukan secara terstruktur, bahkan aksi itu sempat terekam oleh kamera pengawas atau CCTv.

Yang mana, tim dari pasangan nomor urut tiga, Bakti Lubis-Raja Bakhtiar (BARA) dilaporkan ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Senin 21 Oktober 2024. Laporan dilayangkan oleh Ketua Divisi Logistik Koalisi Energi Baru Karimun Maju pengusung paslon BARA, Jon Veto Yuna.

"Kita datang melaporkan secara resmi adanya kerusakan baliho. Ada 18 baliho yang betul-betul dirusak di Pulau Kundur," kata Jon Veto usai membuat laporan.

Baca juga: Kejari Karimun Tangani Kasus Dugaan Korupsi di Dinas Lingkungan Hidup

Jon Veto menyebutkan aksi perusakan terekam CCTv. Ia juga membawa rekaman CCTv aksi perusakan sebagai barang bukti. Melihat aksi tersebut, Jon Veto menilai ada dugaan oknum yang  memerintahkan pelaku melakukan perusakan.

"Perusakan terstruktur dan luar biasa, khususnya di Pulau Kundur. Kalau alam seperti angin kita maklum. Tapi ini ada rekaman CCTv," ujarnya.

Aksi perusakan tersebut sangat disayangkan Jhon Veto. Menurutnya Pilkada seharusnya berjalan dengan baik, lancar dan menjadi edukasi bagi masyarakat. "Kita inginkan pilkada ini juga untuk mencerdaskan masyarakat. Tidak bisa masyarakat ini merusak," ungkapnya.

Selain di Pulau Kundur, sebuah baliho besar Paslon Bara berukuran 4 X 6 meter di kawasan Coastal Area Karimun lenyap. "Ada satu baliho kita ukuran raksasa yang kami pasang di seberang jalan Coastal Area hilang tak berbekas," ujar Jon Veto.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :