Investigasi Kebakaran KMP Tandeman di Batam: Penyebab, Kerugian, dan Evakuasi Kru Selamat
Kapal Roro KMP Tandeman tujuan Batam-Sei Pakning, Riau hangus terbakar saat lego jangkar di perairan Tanjung Kasam, Batam, pada hari Rabu (02/10/2024). (Foto. Istimewa).
Batam, Batamnews - Tim gabungan yang terdiri dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), internal ASDP Indonesia Ferry, dan instansi terkait, sedang menyelidiki insiden kebakaran Kapal Roro KMP Tandeman.
Kapal ini terbakar saat dalam perbaikan dan lego jangkar di perairan Tanjung Kasam, Nongsa, Kota Batam, pada Rabu, 2 Oktober 2024.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Hermin Welkis, menyatakan bahwa kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Namun, angka pasti belum dapat disebutkan karena proses investigasi masih berlangsung.
Baca juga: Kapal Roro KMP Tandeman Rute Terbakar Saat Lego Jangkar di Perairan Telaga Punggur Batam
"Sampai saat ini, tim gabungan masih menyelidiki penyebab kebakaran. Kami memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta, tetapi angka pastinya belum dapat dipastikan karena investigasi belum selesai," ujar Hermin saat dikonfirmasi pada Selasa, 8 Oktober 2024.
Menurut Hermin, kebakaran yang terjadi di kamar mesin KMP Tandeman bukan disebabkan oleh kesengajaan atau kelalaian kru, melainkan merupakan musibah yang diduga akibat korsleting listrik.
"Kebakaran ini bukan karena kesengajaan atau kelalaian kru. Dugaan awal adalah korsleting listrik, jadi ini bisa disebut sebagai musibah," jelasnya.
Ia juga berjanji akan menyampaikan hasil investigasi setelah proses penyelidikan selesai dilakukan oleh tim gabungan. Hermin menghindari pernyataan lebih lanjut agar tidak memicu spekulasi di masyarakat.
Sebelumnya, KMP Tandeman terbakar di perairan Telaga Punggur, Nongsa, Kota Batam, pada Rabu, 2 Oktober 2024 sekitar pukul 14.45 WIB. Asap hitam tebal terlihat mengepul dari bagian atas kapal. Kapal ini biasanya melayani penyeberangan dari Telaga Punggur menuju Sei Pakning, Riau.
Baca juga: Jelang Pertandingan Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana di Bahrain, Kualifikasi Piala Dunia 2026
Saat kebakaran terjadi, kapal dalam keadaan tidak beroperasi dan sedang lego jangkar di tengah perairan Telaga Punggur. Tim dari TNI AL Lantamal IV Batam dan instansi terkait segera mengevakuasi kru kapal dan melakukan pemadaman.
Hermin Welkis membenarkan kejadian tersebut, menjelaskan bahwa kapal dalam keadaan off dan tidak beroperasi.
"Kapal itu sedang lego jangkar di tengah perairan Punggur. Saat ini, proses pemadaman masih berlangsung, dan informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," ujarnya.
Dalam insiden ini, 12 kru kapal berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh tim terkait. Diduga, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di kamar mesin bagian atas, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Komentar Via Facebook :