Pjs Bupati Lingga Buka Konferensi Kerja Kabupaten PGRI, Titip Pesan Penting untuk Guru di Era Digital
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lingga, H. Said Nursyahdu, S.IP, MT, membuka secara resmi kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) PGRI Kabupaten Lingga yang berlangsung pada Jumat, 27 September 2024 di Aula Kantor Bupati Lingga. (Foto: dok.Diskominfo Lingga)
Lingga, Batamnews – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lingga, H. Said Nursyahdu, S.IP, MT, membuka secara resmi kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) PGRI Kabupaten Lingga yang berlangsung pada Jumat, 27 September 2024 di Aula Kantor Bupati Lingga. Acara ini dihadiri oleh para pendidik, guru, serta tokoh penting dari berbagai institusi yang terlibat dalam dunia pendidikan di Kabupaten Lingga.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Lingga menitipkan pesan penting kepada para guru dan pendidik, khususnya dalam menghadapi tantangan di era digital yang terus berkembang pesat. Ia menekankan peran strategis guru dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi masa depan dengan kompetensi yang mumpuni.
Pjs Bupati Lingga menyoroti pentingnya peran guru dalam mempersiapkan anak-anak menghadapi pekerjaan, teknologi, dan masalah yang mungkin belum ada saat ini. Tiga poin utama yang disampaikan dalam pesannya antara lain, menyiapkan anak untuk bisa bekerja pada jenis pekerjaan yang saat ini belum ada, menyiapkan anak untuk mampu menyelesaikan masalah yang belum muncul, serta menyiapkan anak untuk bisa menguasai teknologi yang belum ditemukan.
Pjs Bupati Lingga menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan di era teknologi digital bukanlah tugas yang mudah. Guru tidak lagi sekadar menjadi sumber pengetahuan (agent of knowledge), tetapi juga harus berperan sebagai agent transfer of value.
"Saya berharap semakin banyak hadirnya guru-guru di era teknologi digital yang mampu menjadi agen perubahan, pemimpin pembelajaran, serta fasilitator, motivator, dan evaluator yang mumpuni," ujar Said Nursyahdu.
Ia juga mengutip kata-kata bijak dari Nelson Mandela, "Pendidikan adalah senjata paling mematikan, karena dengan pendidikan, seseorang dapat menguasai dunia."
Acara Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) PGRI ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Lingga, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Lingga, perwakilan Kementerian Agama, Dewan Penasehat PGRI, Danramil, Ketua PGRI Kabupaten Lingga, Ketua PGRI Cabang, para Kepala Sekolah, serta guru-guru hebat dari berbagai institusi pendidikan.
Baca juga: Pengalaman 6 Periode, Said Agusmarli Siap Jalankan Amanah Sebagai Wakil Ketua I DPRD Lingga
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat sektor pendidikan di Kabupaten Lingga. Acara ini juga menjadi momen penting bagi para pendidik untuk saling berdiskusi dan berbagi pandangan dalam upaya memajukan dunia pendidikan di wilayah tersebut.
Said Nursyahdu berharap kegiatan KONKERKAB PGRI ini dapat menjadi wadah yang produktif bagi para pendidik untuk memperkuat peran mereka dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Ia juga mendorong para guru untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman, khususnya dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan proses pembelajaran.
"Mari kita jadikan pendidikan sebagai senjata untuk memajukan Kabupaten Lingga. Guru adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan inovatif," tutupnya.

Komentar Via Facebook :