Mantan Ketua NU Batam KH Haerul Saleh Dukung Alias Wello dan Muhammad Ishak di Pilkada 2024
Mantan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam, KH Haerul Saleh bersama Muhammad Ishak.
Batam, Batamnews – Mantan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam, KH Haerul Saleh, resmi memberikan dukungan kepada pasangan Alias Wello dan Muhammad Ishak untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Lingga 2024 mendatang.
KH Haerul Saleh, yang juga dikenal sebagai tokoh dan pengusaha asal Lingga, merupakan sosok berpengaruh di Batam. Ia adalah ayah dari Riki Sholihin, yang sebelumnya juga sempat maju sebagai calon Bupati Lingga.
Dukungan KH Haerul Saleh kepada pasangan yang dikenal dengan slogan AweBisa tersebut didasarkan pada keinginan untuk melanjutkan program-program ekonomi yang sudah dirintis Alias Wello selama masa kepemimpinannya di Kabupaten Lingga pada periode 2016-2020.
Dalam pertemuan bersama Muhammad Ishak dan Ketua Tim Pemenangan AweBisa, Mustazar, di kediaman KH Haerul di Batam pada Jumat, 27 September 2024, KH Haerul mengungkapkan keprihatinannya terhadap program-program ekonomi yang tidak dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.
"Saya sangat menyayangkan program-program yang sudah dijalankan oleh Pak Awe tidak dilanjutkan, bahkan mangkrak hingga saat ini," ujar KH Haerul Saleh.
Selain itu, KH Haerul juga menyoroti hilangnya berbagai program kebudayaan yang sebelumnya digagas oleh Muhammad Ishak, mantan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga.
Menurutnya, Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu perlu kembali memperkuat identitas budayanya.
"Saya sangat menyayangkan program-program kebudayaan yang telah digagas oleh Datok Muhammad Ishak hilang begitu saja. Sebagai Bunda Tanah Melayu, Lingga seharusnya menjadi pusat kebudayaan Melayu. Oleh karena itu, saya berharap Pak Awe dan Pak Ishak kembali memimpin Kabupaten Lingga," tambahnya.
Dukungan dari KH Haerul Saleh diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi pasangan AweBisa dalam upaya mereka kembali memimpin dan membangkitkan Kabupaten Lingga melalui program ekonomi dan kebudayaan.

Komentar Via Facebook :