Komentar Istri Kepala BP Bintan Jelita Jeje Soal Dugaan Gratifikasi, serta Pamer Barang Mewah dari Dior hingga YSL

Komentar Istri Kepala BP Bintan Jelita Jeje Soal Dugaan Gratifikasi, serta Pamer Barang Mewah dari Dior hingga YSL

Dwi Okta Jelita alias Jelita Jeje, istri Kepala BP Bintan, Farid Irfan Sidik, yang jug menantu pejabat Kejagung RI Asri Agung Putra (Foto: Ist)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Komentar Dwi Okta Jelita, istri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Kabupaten Bintan, Kepri, tengah viral. Jutaan orang menonton dan ratusan ribu dikomentari. Hal itu terkait soal hal lumrah dugaan gratifikasi di kalangan pejabat termasuk mertuanya. Usia tayang, akun instagram Jelita @jelitajeje, menghilang. 

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki dugaan gratifikasi yang melibatkan pejabat Kejaksaan Agung, Asri Agung Putra. Dugaan ini muncul setelah menantu Asri, Dwi Okta Jelita alias Jelita Jeje, mengungkapkan penerimaan barang-barang mewah melalui unggahan di media sosial.

Tonton Videonya: Video Istri Kepala BP Bintan, Dwi Okta Jelita, Anggap Gratifikasi Hal Lumrah di Kalangan Pejabat, Termasuk Mertua, Pamer Tas dan Sepatu Ratusan Juta 

Dalam beberapa unggahannya, Jelita terlihat mengenakan tas dan sepatu mewah dari merek-merek terkenal seperti Gucci, Dior, dan Saint Laurent, yang memiliki nilai total mencapai ratusan juta rupiah.



Diberitakan Liputan6, salah satu barang yang menarik perhatian adalah tas GG Marmont Super Mini Leather Red GHW dari Gucci, yang dihargai sekitar Rp12,5 juta, serta tas Small Lady Dior My ABCDior seharga Rp110 juta. Selain itu, Jelita juga memamerkan tas Dior Saddle Bag with Strap Cloud Blue Goatskin yang dibanderol sekitar Rp68 juta, dan sepatu hak Opyum dari Saint Laurent yang dijual seharga Rp17 juta.

Kepala BP Bintan, Farid Irfan Sidik, saat dikonfirmasi jurnalis Batamnews.co.id belum memberikan respons, telepon juga tak dijawab. 



Seperti diberitakan Tempo, Peneliti ICW, Kurnia Ramdhana, menekankan bahwa KPK, sebagai lembaga penegak hukum yang berwenang, harus segera bertindak untuk menyelidiki dugaan gratifikasi ini.

Publik juga turut memberikan tekanan melalui media sosial, dengan banyak warganet yang mempertanyakan sumber kekayaan yang memungkinkan Jelita memiliki barang-barang mewah tersebut. Beberapa warganet mendesak KPK untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait asal-usul kekayaan tersebut, dengan harapan agar keadilan dapat ditegakkan.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :