KKSS Siap Kolaborasi dengan Ika Unhas untuk Perkuat Program Ketahanan Pangan di Kepri

KKSS Siap Kolaborasi dengan Ika Unhas untuk Perkuat Program Ketahanan Pangan di Kepri

BPW KKSS Kepri akan kolaborasi dengan Ika Unhas.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (Ika Unhas) wilayah Kepri dalam memperkuat program ketahanan pangan nasional di wilayah perbatasan, khususnya di Kepri.

"Saya menyimak dengan baik pengarahan Ketua Umum Ika Unhas, Bapak Andi Amran Sulaiman, tadi malam mengenai ancaman krisis pangan dunia, termasuk Indonesia. Karena itu, KKSS Kepri siap berkolaborasi dengan Ika Unhas wilayah Kepri," ujar Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, di Batam, Minggu, 11 Agustus 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ady, yang merupakan peraih Anugerah Pahlawan Inovasi Teknologi tahun 2015, sebagai tanggapan atas pernyataan Ketua Umum PP Ika Unhas, Andi Amran Sulaiman, yang memberikan sambutan dan pengarahan secara daring melalui Zoom Meeting pada pelantikan pengurus Ika Unhas wilayah Kepri di Gedung BP Batam, Sabtu, 12 Agustus 2024 malam.

Baca juga: Peserta PKN Tingkat II Pemko Batam Gelar Program Peduli Lansia di Belakangpadang

Dalam kesempatan itu, Amran, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanian RI, menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara langsung akibat adanya undangan mendadak dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk membahas ancaman krisis pangan dunia, termasuk Indonesia.

"Kita berharap negara kita akan menjadi negara maju pada tahun 2045 mendatang. Oleh karena itu, jajaran pengurus Ika Unhas wilayah Kepri harus mewariskan legacy untuk negara kita di manapun mereka berkiprah," ujarnya.

Ady menambahkan bahwa persoalan pangan di wilayah perbatasan Kepri telah terjadi sejak ratusan tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh minimnya dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan lahan pertanian, khususnya sawah yang menjadi sumber utama bahan pangan.

"Sejak ratusan tahun yang lalu, kebutuhan pangan di Kepri bergantung pada daerah dan negara lain. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin suatu hari nanti Kepri akan mengalami kesulitan pangan," ungkapnya.

Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Ady yang juga menjabat sebagai Bendahara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, aktif melakukan uji coba penanaman padi di pekarangan rumah dan lahan bekas tambang bauksit di Lingga dan Tanjungpinang dengan melibatkan masyarakat setempat.

Baca juga: Jelang Hari Kemerdekaan Begini Cuaca di Kota Batam: Hujan Ringan Hingga Siang, Berawan di Sore Hari

"Alhamdulillah, uji coba penanaman padi yang pernah saya lakukan di Kepri semuanya berhasil. Bahkan, padinya dipanen oleh Gubernur Kepri, Bapak Ansar Ahmad. Ini membuktikan bahwa persoalan pangan di Kepri bisa diatasi. Yang penting adalah adanya kemauan dan kolaborasi bersama dengan semua pihak, termasuk alumni Unhas yang memiliki keahlian di bidang pertanian," pungkas Ady. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :