Mantan Karyawan THM di Batam Diduga Dipecat Sepihak Usai Menagih Gaji, Kini Terjerat Pinjol
Ilustrasi
Batam, Batamnews - Seorang mantan karyawan di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Batam, berinisial L (27 tahun), mengklaim telah dipecat secara sepihak oleh pihak manajemen tempat kerjanya. L mengungkapkan bahwa ia dikeluarkan setelah menagih gajinya yang belum dibayarkan selama kurang lebih dua bulan.
"Sisa gaji bulan Juni sebesar Rp 2.200.000 dan bulan Juli sebesar Rp 1.230.769. Mereka (manajemen THM) baru mencicil gaji saya sebesar Rp 1 juta. Jadi, sampai saat ini total gaji yang belum dibayarkan sekitar Rp 3,4 juta," ujar L kepada batamnews.co.id saat diwawancarai pada Rabu, 7 Agustus 2024.
L menjelaskan bahwa saat beberapa karyawan meminta hak mereka berupa gaji, manajemen THM tersebut langsung memutuskan hubungan kerja (PHK) para karyawan yang mendesak manajemen untuk membayarkan gaji mereka.
Baca juga: Karyawati PT Sat Nusapersada Batam Gelapkan Ratusan Handphone untuk Bayar Hutang Pinjol
"Kami dipecat saat meminta gaji kami ke manajemen. Permasalahan ini mulai sejak manajer lama beralih ke manajer yang baru," ungkap L.
Lebih mirisnya lagi, L yang merupakan mantan pekerja di THM tersebut terjerat Pinjaman Online (Pinjol) akibat gajinya yang tidak dibayarkan oleh pihak manajemen, sehingga ia terpaksa melakukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
"Jujur saja, gara-gara gaji tidak dibayar, saya sampai pinjam online untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup sehari-hari," ucapnya.
Selain itu, L juga menerima berbagai ancaman melalui media sosial WhatsApp setelah dirinya mendesak pihak THM untuk membayarkan gajinya.
Baca juga: Tragedi Pria yang Bunuh Diri Akibat Teror Debt Collector Pinjol, Keluarga Tidak Diberi Ampun
"Saya merasa terancam dengan adanya pesan WhatsApp yang bahasanya mengancam saya. Sampai saat ini saya merasa takut," kata L.
Hingga kini, L masih menunggu dan berharap pihak manajemen segera membayarkan gaji yang menjadi haknya. "Jika gaji saya dibayarkan nanti, uangnya akan saya gunakan untuk menutupi hutang Pinjol dan kebutuhan hidup sehari-hari," harapnya.
Hingga berita ini dimuat, batamnews.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak manajemen guna mendapatkan keterangan resmi terkait permasalahan ini.
(CR1)

Komentar Via Facebook :